PENGARUH KICK OFF POINT TERHADAP PERENCANAAN LINTASAN PEMBORAN BERARAH PADA SUMUR W, X, Y, Z

Fernandi Kesuma

Abstract


Pemboran lapangan FK merupakan pemboran lepas pantai (offshore) yang akan memproduksikan
gas, dan yang menjadi menarik dari lapangan FK ini adalah dilakukannya pengeboran jangkauan
diperpanjang atau Extended Reach Drilling (ERD) yang dimana panjang vertikal dengan panjang
horizontalnya adalah 1 : 2,2. Terdapat 4 reservoir yang terletak pada empat penjuru mata angin
(North West, North East, South West, dan South East). Sehingga dibutuhkan 4 sumur (4 well head)
dengan 1 platform untuk dapat mencapai keempat target tersebut. Penelitian dilakukan untuk
mengetahui pengaruh Kick Off Point (KOP) terhadap perencanaan lintasan pemboran berarah
pada lapangan FK, dimana KOP yang diteliti yaitu saat di 300 ft, 600 ft, serta 1500 ft. Pada kasus
ini digunakan metode Minimum Of Curvature (MOC) sebagai perhitungan survey, serta
menggunakan Software COMPASS Directional Well Planning 5000.1.10 Build 65. Setelah
dilakukan perhitungan, diketahui bahwa dari keempat sumur tersebut saat KOP di 600ft
merupakan titik kedalaman yang paling optimum untuk dilakukannya titik belok. Karena pada
kedalaman tersebut, memiliki nilai Dog-Leg Severity (DLS) < 7°/100 ft dan memiliki lithologi batuan
yang sesuai, sehingga menjadi salah satu kriteria untuk terciptanya lintasan pemboran yang
efiesien, aman, dan ekonomis yang tidak dimiliki oleh saat KOP di 300 ft dan 600 ft.

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 0| PDF views : 0


DOI: http://dx.doi.org/10.25105/semnas.v0i0.259

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Seminar Nasonal Cendekiawan, Lembaga Penelitian, Universitas Trisakti University @2017. All right reserved.