PENGARUH PENENTUAN PILOT DESIGN TERHADAP EFISIENSI PENYAPUAN PADA KEGIATAN WATERFLOODING DI LAPANGAN AA LAPISAN M-31

Annisa Arisyi M., Syamsul Irham, Suryo Prakoso

Abstract


Injeksi air dilakukan untuk meningkatkan perolehan minyak setelah pada primary recovery produksinya menurun. Salah satu yang perlu diperhatikan pada kegiatan injeksi air adalah pemilihan pola sumur injeksi – produksi (pilot design), hal ini berdampak pada keekonomisan lapangan tersebut. Lapangan AA terletak pada Cekungan Tarakan, lapangan ini telah berproduksi sejak 1956. Lapangan AA terdiri dari 9 sumur produksi yang ditutup ( shut in ) sejak tahun 2011 dengan jumlah OOIP sebesar 22340 MSTB dengan kumulatif produksi hingga tahun ini sebesar 6015 MSTB. Prediksi akan dilakukan untuk menentukan pola sumur injeksi – produksi yang paling sesuai dan efisien bagi lapangan ini. Prediksi pada Lapangan AA dilakukan dengan menggunakan simulasi reservoir yang difokuskan pada lapisan M-31 dengan empat skenario produksi, yaitu peripheral, irregular, five spot, dan seven spot.Pada pola five spot dan seven spot dilakukan 2 analisa dengan pola normal dan inverted sebagai pembanding. Sensitivity rate injeksi yang digunakan pada masing – masing pola yaitu 250 Bwipd, 500 Bwipd, 750 Bwipd, dan 1000 Bwipd.Skenario produksi dilakukan pada tahun 2015 hingga 2035, kemudian diamati kumulatif produksi minyak hingga tahun 2035.

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 0| PDF views : 0


DOI: http://dx.doi.org/10.25105/semnas.v0i0.224

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Seminar Nasonal Cendekiawan, Lembaga Penelitian, Universitas Trisakti University @2017. All right reserved.