ANALISIS SIFAT PATAHAN (SEALING-LEAKING) BERDASARKAN DATA TEKANAN, DECLINE CURVE, DAN CONNECTIVITY INJECTION PADA LAPANGAN DIMA

Alfredo ., Djoko Sulistyanto

Abstract


Lapangan DIMA merupakan salah satu lapangan minyak di Cekungan Sumatera Selatan dan terletak di Provinsi Jambi. Lapangan ini merupakan lapangan tua, oleh karena itu untuk memaksimalkan produksinya saat ini tengah dilakukan proses penginjeksian atau biasa dikenal dengan EOR (Enhanced Oil Recovery). Proses injeksi yang dilakukan berupa injeksi air atau waterflood. Untuk dapat melaksanakan proses EOR tersebut diperlukan perencanaan yang lengkap untuk pengembangan lapangan tersebut, hal ini dinamakan POFD (Plan of Further Development). Dalam POFD, pemilihan pattern injeksi menjadi dasar penting proses ini dan salah satu syaratnya ialah mengetahui potensi sifat patahan sealing (menahan aliran fluida) atau leaking (mengalirkan fluida) yang ada pada lapangan tersebut. Untuk melihat potensi sealing-leaking tersebut penulis menggunakan tiga metode yakni analisis data tekanan, analisis decline curve dan connectivity injection. Analisis data tekanan dilakukan dengan cara melihat perbandingan penurunan tekanan berdasarkan data sumur-sumur pada blok yang saling bersebelahan. Apabila penurunan tekanannya membentuk tren yang sama maka dapat diketahui potensi patahan yang memotong kedua blok tersebut bersifat leaking dan begitupun sebaliknya. Sedangkan, Analisis decline curve dilakukan dengan menggunakan software DSS (Dynamic Surveillance System) untuk membandingkan penurunan decline rate antar blok yang dipisahkan oleh patahan yang ingin diuji. Apabila nilai decline rate pada kedua blok memiliki perbedaan yang tidak terlalu signifikan maka dapat dikatakan bahwa patahan yang memisahkan kedua blok bersifat leaking dan begitupun juga dengan sebaliknya. Metode connectivity injection juga menggunakan software DSS dengan melihat hubungan atau konektivitas antara sumur injeksi dan sumur produksi yang berada diantara patahan yang diuji. Hal ini dilakukan dengan cara melihat adanya perubahan pada data produksi karena pengaruh proses injeksi. Apabila terdapat konektivitas antara sumur injeksi dan sumur produksi, maka dapat dikatakan bahwa patahan tersebut bersifat leaking. Tetapi jika proses injeksi tidak berpengaruh terhadap data produksi, maka dapat dikatakan patahan tersebut bersifat sealing. Dari hasil analisis data tekanan, analisis decline curve, dan connectivity injection dapat dilihat serta dibandingkan bahwa jika hasil ketiga analisis ini saling mendukung maka dapat diperoleh kesimpulan mengenai sifat patahan yang diuji apakah bersifat sealing atau leaking. Data hasil analisis tersebut digunakan sebagai salah satu justifikasi dalam pembuatan pattern injeksi.

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 0| PDF views : 0


DOI: http://dx.doi.org/10.25105/semnas.v0i0.218

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Seminar Nasonal Cendekiawan, Lembaga Penelitian, Universitas Trisakti University @2017. All right reserved.