LIMA TAHUN SHARE SPLIT DI BURSA EFEK INDONESIA: MENGAPA SEPI PEMINAT?

Diah Permatasari, Nurmala Ahmar, Nuraini Rochmania

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan abnormal return dan volume perdagangan yang signifikan sebelum dan sesudah dilakukannya share split. Sampel penelitian adalah perusahaan yang melakukan share split antara tahun 2009 – 2013 (29 perusahaan). Uji statistik yang digunakan adalah uji beda dua rata-rata. Periode pengamatan yang dilakukan dalam penelitian selama 11 hari yaitu 5 hari sebelum share split, pada saat pengumuman share split, 5 hari sesudah share split. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya penerapan pengaturan fraksi harga saham di indonesia tidak membuat return berbeda pada kurun waktu sebelum dan sesudah share split. Sedangkan pengujian perbedaan antara volume perdagangan sebelum dan sesudah share split menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan volume perdagangan sebelum share split dengan volume perdagangan setelah share split. Hal ini dikarenakan investor tidak mendapatkan informasi yang relevan, cepat dan penuh di saat harga saham turun. Alasan yang kedua adalah informasi share split yang disampaikan oleh perusahaan tidak di respon positif oleh investor. Investor berfikir bahwa informasi share split merupakan informasi yang tidak menguntungkan bagi investor.

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 0| PDF views : 0


DOI: http://dx.doi.org/10.25105/semnas.v0i0.114

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Seminar Nasonal Cendekiawan, Lembaga Penelitian, Universitas Trisakti University @2017. All right reserved.