ADAPTASI SKALA IDENTITAS ETNIS: STUDI PADA ETNIS JAWA DAN ETNIS TIONGHOA DI INDONESIA

Clara Moningka, Azzahara Owena, Herlita Herlita

Abstract


Identitas adalah hal yang penting bagi pembentukan konsep diri individu. Penelitian ini berfokus pada identitas etnis di tengah budaya global. Adaptasi dilakukan pada alat ukur identitas etnis yaitu The Multigroup Ethnic Identity Measure (MEIM) yang dikonstruksi oleh Phinney dan direvisi oleh Robert, Masse, Chen, Roberts dan Romero. Responden uji coba pada penelitian ini adalah 150 orang responden dengan 80 orang responden etnis Jawa dan 70 orang responden etnis Tionghoa yang dilakukan persebaran data di Jakarta dan Jawa Tengah. Pengujian validitas menggunakan face validity kepada 20 orang responden. Pengujian reliabilitas dengan menggunakan koefisien Cronbach’s alpha dihitung dengan JASP 0.11.1.0. Hasil reliabilitas pada penelitian ini sebesar 0,881. Dengan hasil uji psikometri yang sudah sesuai, maka skala ini diharapkan dapat mengukur identitas etnis seseorang pada penelitian psikologi.


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 74| PDF views : 0

References


Ali, R., Indrawati, E. S., & Masykur, A. M. (2010). Hubungan antara identitas etnik dengan prasangka terhadap etnik Tolaki pada mahasiswa Muna di Universitas Haluoleo Kendari Sulawesi Tenggara. Jurnal Psikologi Undip Vol, 7(1). Diakses pada tanggal 4 Septermber 2019 dari https://ejournal.undip.ac.id/index.php/psikologi/article/view/2943

Azanella, L. A., Tamtomo, A. B., & Velarosdela, R. N. (2019, Maret 30). Cek fakta: jokowi sebut ada 714 suku dan 1001 bahasa di indonesia. Kompas. Diakses pada 3 September 2019 dari https://nasional.kompas.com/read/2019/03/30/21441421/cek-fakta-jokowi- sebut-ada-714-suku-dan-1001-bahasa-di-indonesia

Badan Pusat Statistik. (2010). Kewarganegaraan, suku bangsa, agama dan bahasa sehari-hari penduduk indonesia. Diakses pada tanggal 12 Desember 2019 dari https://www.bps.go.id/publication/2012/05/23/55eca38b7fe0830834605b35/kewargan egaraan-suku-bangsa-agama-dan-bahasa-sehari-hari-penduduk-indonesia.html

Borero, N. E., & Yeh, C. J. (2011). The multidimensionality of ethnic identity among urban high school youth. Identity: An International Journal of Theory and Research, 11(2), 114-135. doi: http://dx.doi.org/10.1080/15283488.2011.555978

Dokhi, M., Siagian, T. H., Sukim., Wulansari, I. Y., Hadi, D. W., & Sambodo, N. (2016). Analisis kearifan lokal ditinjau dari keragaman budaya tahun 2016. Jakarta: Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud.

El Jaquene, F. T. (2019). Asal usul orang jawa: menelusuri jejak-jejak genealogis dan historis orang jawa. Yogyakarta: Araska Publishing.

Faris, A. B. (2019, Maret 6). Lunturnya minat generasi muda terhadap seni dan budaya nasional. Hipwee. Diakses pada 3 September 2019 dari https://www.hipwee.com/narasi/lunturnya-minat-generasi-muda-terhadap-seni-dan- budaya-nasional/

Handoko, A., & Subandi. (2017). Peran identifikasi tokoh wayang dalam pembentukan identitas diri. Jurnal Psikologi, 44(2), 97-106. Diakses pada 3 September 2019 dari https://journal.ugm.ac.id/jpsi/article/view/22793/17393

Irizarry, Y., & Hunt, M. O. (2016). The dynamics of ethnic identity and personal well-being. Dalam Stets, J. E., & Serpe, R. T., New directions in identity theory and research (395 – 416). New York: Oxford University Press.

Kaplan, R.M & Saccuzzo, D.P. (2009). Psychological Testing Principles, Application and Issue. Seven Edition. USA: Wadsworth.

Kiang, L., & Fuligni, A. J. (2009). Ethnic identity and family processes among adolescents from Latin American, Asian, and European backgrounds. Journal of Youth and Adolescence, 38(2), 228.

Moningka, C., & S. Wijaya. (2015). “Menentang Diskriminasi Merentang Persaudaraan”. Sumbangan Pemikiran Psikologi untuk Bangsa I : Revolusi Mental. Jakarta: Himpunan Psikologi Indonesia.

Putra, I. E., & Pitaloka, A. (2012). Psikologi prasangka: sebab, dampak, dan solusi. Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia.

Rahman, A. A., Sarbini, S., Tarsono, T., Fitriah, E. A., & Mulyana, A. (2018). Studi eksploratif mengenai karakteristik dan faktor pembentuk identitas etnik sunda. Jurnal Psikologi Islam dan Budaya, 1(1), 1-8. Diakses pada tanggal 7 Oktober 2019 dari http://journal.uinsgd.ac.id/index.php/jpib/article/view/2072

Roberts, R. E., Phinney, J. S., Masse, L. C., Chen, Y. R., Roberts, C. R., & Romero, A. 2019 dari https://journals.sagepub. (1999). The structure of ethnic identity of young adolescents from diverse ethnocultural groups. The Journal of Early Adolescence, 19(3), 301-322. Diakses pada tanggal 27 November com/doi/abs/10.1177/0272431699019003001

Sahrasad, H. (2017, April 6). Indonesia dan akomodasi multikultural. Kompas. Diakses pada 3 September 2019 dari https://nasional.kompas.com/read/2017/04/06/19121881/indonesia.dan.akomodasi.mu ltikultural?page=all

Suparlan, P. (2014). Menuju masyarakat Indonesia yang multikultural. Jurnal Antropologi Indonesia, 0(69). doi:10.7454/ai.v0i69.3448

Trofimovich, P., & Turuseva, L. (2015). Ethnic identity and second language learning. Annual Review of Applied Linguistics, 35, 234–252.doi:10.1017/s0267190514000166

Usman, A. (2018, Januari 15). Pendidikan berparadigma multikultural. Media Indonesia. Diakses pada 3 September 2019 dari https://mediaindonesia.com/read/detail/140704- pendidikan-berparadigma-multikultural

Vacek, K., Coyle, L. D., Stinson, J., Mull, M., Buchheit, C., & Gorman, C. (2018). An examination of culturally relevant stressors, coping, ethnic identity, and subjective well-being in urban, ethnic minority adolescents. doi: https://doi.org/10.1177/2156759X1101500203

Zbarauskaitė, A., Grigutytė, N., & Gailienė, D. (2015). Minority ethnic identity and discrimination experience in a context of social transformations. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 165, 121-130. Diakses pada tanggal 3 septermber 2019 dari https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1877042814067524


Refbacks

  • There are currently no refbacks.