PENGARUH ETHICAL LEADERSHIP, PENGENDALIAN INTERNAL DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP ASSET MISAPPROPRIATION DENGAN WHISTLEBLOWING SEBAGAI VARIABEL MODERASI

Chairul Wahyudi

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh ethical leadership, pengendalian internal dan budaya organisasi terhadap asset misappropriation dengan whistleblowing sebagai variabel moderasi. Subjek penelitian ini adalah pegawai yang bekerja di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jabodetabek dan sebanyak 254 responden dipilih berdasarkan metode convenience sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer diperoleh dengan instrumen berupa survey kuesioner. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh hasil dari penelitian ini bahwa: (1) ethical leadership berpengaruh negatif asset misappropriation, (2) pengendalian internal berpengaruh negatif terhadap penyalahgunaan asset, (3) Budaya Organisasi berpengaruh negatif terhadap asset misappropriation, ( 4) whistleblowing berpengaruh negatif terhadap asset misappropriation, (5) Ethical leadership akan tetap berpengaruh negatif atau akan tetap dapat mencegah terjadinya kecurangan yang ada ataupun tidaknya laporan/ whistleblowing,  (6) whistleblowing memoderasi/ memperlemah pengaruh pengendalian internal terhadap penyalahgunaan aset,  serta (7) Budaya organisasi akan berpengaruh negatif atau akan dapat mencegah terjadinya kecurangan yang ada dan akan semakin berpengaruh negatif dengan adanya whistleblowing


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 0| PDF views : 0

References


BPPSPAM. 2019. Penilaian Kinerja PDAM. Diakses dari info@bppspam.com

Sari, Tanjung Sari, 2019, The effect of ethical leadership on voice behavior: the role of mediators organizational indentificaion and moderating self-efficacy for voice, Journal of Leadership in Organizations Vol.1, No. 1 hl. 48-66

Amran, 2016, Pengaruh gejala fraud dan peran auditor internal dalam pendeteksian fraud di PT. Panaikang Intim Sejahtera (studi kualitatif pada PT PIS), Akuntansi Peradaban Vol.II, No.1 Juli 2016

Dekar Urumsah1, Aditya Pandu Wicaksono2, Adhetra Januar Putra Pratama3, 2016, Melihat jauh ke dalam: Dampak kecerdasan spiritual terhadap niat melakukan kecurangan, Jurnal Akuntansi & Auditing Indonesia 20 (1) Juni 2016 http://dx.doi.org/10.20885/jaai.vol20.iss1.art5

Aprina Nugrahesthy Sulistya Hapsari1 & Dally Wahyu Seta 2, 2019, Identifikasi Kecurangan Dan Whistleblowing Universitas, Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 7 (1), hl. 131-144

Zulkarnain Rifqi Mirza, 2013, Analisi faktor yang mempengaruhi terjadinya fraud pada dinas Kota Surakarta, Accounting Analysis Journal AAJ 2 (2) (2013) ISSN 2252-6765

Krystella1 dan Sitorus2, 2017, Sistem pengendalian internal, fraud diamond, dan larceny sebagai efek mediasi whistleblowing system (studi pada BPK RI), Jurnal Akuntansi, [VOL. 11, NO.1 Okt: 99 – 130]

Suastawan et al., 2017, Pengaruh budaya organisasi, proactive fraud audit, dan whistleblowing terhadap pencegahan kecurangan dalam pengelolaan dana BOS (Studi Empiris Pada sekolah-sekolah di Kabupaten Buleleng) e-Journal S1 Ak Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan Akuntansi Program S1(Vol: 7 No: 1 Tahun 2017)

Didi1 dan Kusuma2, 2018, Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kecenderungan kecurangan (fraud): persepsi pegawai Pemerintahan Daerah Kota Bogor, Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, Juni 2018, Vol. 15, No. 1, hal 1 – 20

Husniati et al., 2017, Faktor-faktor yang mempengaruhi Iintensi untuk melakukan whistleblowing internal JOM Fekon, Vol. 4 No. 1 (Februari)

Sekaran, U. 2016. Research Method For Business (Metodologi Penelitian Untuk Bisnis).Jakarta: Salemba Empat


Refbacks

  • There are currently no refbacks.