KUALITAS PEMERIKSAAN AUDITOR INTERNAL PEMERINTAH: STUDI PADA INSPEKTORAT KABUPATEN DAN KOTA DI ACEH

Muhammad Arfan, Darwanis Darwanis, Johan Wahyudi

Abstract


This study aims to test the influence of educational background, capacity, integrity, and conflict of role in the audit team on audit quality of government internal auditors in Aceh. This study is a hypothesis testing research. The population were 299 auditors working for the inspectorate's office of regency and city in Aceh. Then, by using Slovin formula and proportionate stratified random sampling, the samples were 92 auditors. The data used were primary data for the year 2020 collected through a questionnaire on a one-stage time horizon. The analysis method used multiple linear regression. The result showed that educational background had no influence, while capacity, integrity, and conflict of role in the audit team partially had an influence on audit quality of government internal auditors in Aceh. Limitation of this study was questionaires were sent via internet by using google form, so that not all questionnaires were returned by the respondents. In addition, the time for returning the questionnaires was different between the respondents and some even returned them too long. The implications of this study is that it can help the government, especially the government of regency and city in Aceh, to be able to improve the audit quality of internal auditors by taking into account the factors that influence it, in particular the capacity and integrity of internal auditors.


Keywords


capacity; conflict of role in the team; educational background; integrity, audit quality of internal auditor.

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 0| PDF views : 0

References


Anderson, U. L., Head, M. J., Ramorti, S., Ridle, C., Salamasick, M., & Sobel, P. J. (2017). Internal auditing: Assurance & advisory service (Fourth Edition). Florida, FL: Internal Audit Foundation.

Ariani, K. G., & Badera, I. D. N. (2015). Pengaruh integritas, obyektifitas, kerahasiaan, dan komptensi pada kinerja auditor Inspektorat Kota Denpasar. Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 10(1), 182-198.

Agustina, L. (2009). Pengaruh konflik peran, ketidajelasan peran dan kelebihan peran terhadap kepuasan kerja dan kinerja auditor. Jurnal Akuntansi, 1(1), 40-69.

Amalia, D., & Sarazwati, R. Y. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas audit intern. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 2(17), 132-143.

Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia. (2014). Keputusan Nomor Kep/005/AAIPI/DPN/2014 tentang Perlakuan Kode Etik Auditor Intern Pemerintah Indonesia, Standart Audit Intern Pemerintah, dan Pedoman Telaah Sejawat Auditor Intern Pemerintah Indonesia. DPN-AIIPI

Batubara, R. I. (2008). Analisis pengaruh latar belakang pendidikan, kecakapan profesioanal, pendidikan berkelanjutan, dan independensi pemeriksa terhadap kualitas hasil pemeriksaan. Tesis. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembagunan. (2014). Manajemen Pengawasan. Bogor:Pusiklatwas BPKP

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Nomor : LKIN-1/K/SU/2019 tentang Laporan Kinerja Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Tahun 2018.

DeAngelo, L. E. (1981). Auditor independence, low balling, and disclosure regulation. Journal of Accounting and Economics, 8, 113-127.

Elen, T., & Sari, S.M. (2013). Pengaruh akuntabilitas, kompetensi, profesionalisme, integritas, dan objektivitas akuntan publik terhadap kualitas audit dengan independensi sebagai variabel moderating. Jurnal Akuntansi dan Auditing, 13(3), 68-92.

Fanani, Z., & Hanif, R.A., & Subroto, B. (2008). Pengaruh struktur audit, konflik peran, dan ketidakjelasan peran terhadap Kinerja Auditor. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 5(2), 139-155.

Futri, P. S., & Juliarsa, G. (2014). Pengaruh independensi, tingkat pendidikan, etika profesi, pengalaman dan kepuasan kerja auditor pada kualitas audit kantor akuntan publik di Bali. Jurnal Akuntansi Universitas Udayana. 7(2), 444-461.

George, J. M., & Jones, G. R. (2002). Understanding and Managing Organizational Behavior. New Jersey: Prentice Hall

Gaa, J.C. (2015). Integrity, auditor independence, and the protection of investor [ Review of the Article: The possibilities for auditor independence in the age of financial scandal advances in public interest accounting]. Independent Accounts, 12, 27–47.

Jamaluddin, J. & Syarifuddin, S. (2014). Ambiguitas dan konflik peran serta independensi sebagai determinan kualitas audit internal. Jurnal Akuntansi Multi Paradigma, 5(3), 345-510.

Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Republik Indonesia. (2008). Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor Per/05/M.PAN/03/2008 tentang Standart Audit Aparat Pengawas Intern Pemerintah

Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor. 118-8840 Tahun 2018 tentang Peringkat dan Satus Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Secara Nasional Tahun 2017.

Keputusan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Nomor : Kep-971/K/SU/2005, tentang Pedoman Penyusunan Formasi Jabatan Fungsional Auditor di Lingkungan Aparat Pengawasan Itern Pemerintah.

Louwers, T. J., Blay, A. D., Sinason, D. H., Strawser, J. R., & Thibodeau, J. C. (2018). Auditing & assurance service (Seventh Edition). New York, NY: McGraw-Hill Education.

Lee, C.W.J., Liu, C., & Wang, T. (1999). The 150-hour rule. Journal of Accounting and Economics, 27. 203-228

Mulyadi, M. & Puradireja. K. (1997). Auditing. Edisi Kelima. Jakarta:Salemba Empat

Muhammad, R. (2005) Pengaruh struktur organisasi terhadap komunikasi dalam audit. JAAI, 9(2), 127-142.

Ma’ayan, Y. & Carmeli, A. (2015). Internal audits as a source of ethical bahavior, efficiency, and efectiviness in work units. J Bus Ethics,137(2), 347-363.

Maunah, M. (2009). Landasan pendidikan. Yogyakarta: Teras.

Nugraha, T.K. (2015). Pengaruh latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, kompetensi dan independensi aparat pengawas intern pemerintah terhadap kualitas hasil pmeriksaan. Jurnal Tekun, IV(2), 192-203.

Nugroho, Y.A.K. & Jatiningsih, D.E.S. (2013). Dinamika tim audit dan kualitas audit. Jurnal Manajemen Teori dan Terapan, 6(3). 225-239.

Oklivia, O. & Marlinah, A. (2014). Pengaruh kompetensi, independensi dan faktor-faktor dalam diri auditor lainya terhadap kualitas audit. Jurnal Bisnis dan Akuntansi. 16(2), 143-157.

Perangin-angin, H. (2016). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas audit aparat pengawasa internal pemerintah pada inspektorat kabupaten labuhan batu dengan motivasi sebagai variabel moderating. Tesis. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Priyono, P. (2008). Metode penelitian kuantitatif. Edisi Revisi, Sidoarjo: Zifatama Publishing.

Purnomo, R,A. (2016). Anilisis statistik ekonomi dan bisnis dengan SPSS. Cetakan Pertama. Ponorogo: Wade Group.

Robbins, P. S, & Jugge, T. A. (2012). Perilaku Organisasi. Edisi 12.Jakarta: Salemba Empat

Pusat Informasi Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester II Tahun 2015.

Pusat Informasi Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester II Tahun 2018.

Raharjo, E. (2007). Teori agensi dan teori stewarship dalam perspektif akuntansi, Jurnal Fokus Ekonomi, 2(1), 37-46.

Sarwono, S. (2006). Metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Edisi Pertama. Cetakan Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sarwono, J. (2019) Mengubah data ordinal ke data interval dengan metode suksesif interval (MSI).

Supharta, W.G., & Sintaasih, D.K. (2017). Pengantar perilaku organisasi. Denpasar: Setia Bakti.

Srimindarti, C., Hardiningsih, P., & Octaviani, R.M. (2015). Keahlian auditor dan turnover intention sebagai mediasi determinan kinerja auditor. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 12(2), 169-187.

Syamsidah, S. (2016). Pengaruh latar belakang pendidikan, pengalaman, pendidikan berkelanjutan, ukuran organisasi dan kompleksitas pemerintah terhadap kualitas audit: Studi kasus pada Kementerian Lembaga TA.2014. Tesis. Bandar Lampung: Universitas Lampung.

Smartdyanda, I. (2018). Pengaruh latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, motivasi, dan pelatihan kerja terhadap kualitas audit. Jurnal Ilmiah FEB Universitas Brawijaya, 7(1).

Susanti, W. (2019). Persepsi auditor tentang faktor faktor yang mempengaruhi kualitas audit internal. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 24(2), 121-136.

Sally, S., & Anne, P. (2014). Internal audit quality. New Jersey, NJ: Haboken.

Tandiontong, M. (2015). Kualitas audit dan pengukuranya. Bandung: Alfabeta

Toding, D. T. (2016). Kapasitas inspektorat dalam pengawasan keuangan daerah Kabupaten Sidoarjo, JIAP, 1(2), 11-18.

Utary, A. R., & Ikbal, M. (2014). Audit sektor publik. Yogyakarta: Interpana.

United States Goverment Accountability Office (2011) Government Auditing Standards 2011 Revision. Washington, D.C. 20548: Unites States Government Accountability Office.

Watkins, A.L., Hilison, W., & Morecroft, S. E. (2004). A syinthesis of theory and empirical evidence. Journal of Accounting Literature, (23), 153-193.

Wijaya, C. (2017). Perilaku organisasi. Medan: LPPI.

Wardhani, V. K., Iriyuwono, I., & Achsin, M. (2014). Pengaruh pengalaman kerja, independensi, integritas, obyektivitas, dan kompetensi terhadap kualitas audit, Jurnal Ekonomika – Bisnis, 5(1), 63-74.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 Creative Commons License

Media Riset Akuntansi, Auditing & Informasi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.