KEPEMILIKAN SEBAGIAN TANAH YANG TUMPANG TINDIH ANTARA PT. MITSUBISHI CHEMICAL INDONESIA DENGAN H.SUBADRI DI KOTA CILEGON

Fachri Mohammad Rizki, Listyowati Sumanto

Abstract


Kepemilikan tanah merupakan hak perorangan dan badan hukum yang dibuktikan dengan sertipikat sebagai alat bukti hak yang kuat. Akan tetapi sering terjadi tumpang tindih kepemilikan pada bidang tanah yang sama. Pokok permasalahan penelitian ini adalah bagaimanakah penyebab terjadinya kepemilikan yang sama atas sebagian tanah yang di kuasai antara PT. Mitsubishi Chemical Indonesia dengan H. Subadri di Kota Cilegon? Apakah mediasi kepemilikan sebagian tanah yang di kuasai antara PT. Mitsubishi Chemical Indonesia dengan H. Subadri di Kota Cilegon sudah memperhatikan kepentingan para pihak? Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif, bersifat deskriptif, menggunakan data sekunder dan data primer, dianalisis secara kualitatif dan penarikan kesimpulan menggunakan logika deduktif. Tumpang tindih sertipikat kerap terjadi karena kesalahan dalam proses penentuan koordinat pemetaan, tumpang tindih ukuran luas tanah sehingga terjadi persinggungan dengan tanah lain yang telah bersertipikat, akurasi pengukuran yang rendah, dan adanya cacat data fisik lain. Dalam kasus ini tumpang tindih kepemilikan tanah terjadi karena pengukuran yang tidak akurat. Mediasi dipilih sebagai cara penyelesaian sengketa (non litigasi) didasarkan atas kesepekatan para pihak bersengketa dan Kantor Pertanahan Kota Cilegon sebagai mediator telah memberi penyelesaian perdamaian dengan memperhatikan kepentingan para pihak

Keywords


Pendaftaran Tanah; Kepemilikan; Tanah

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 0| PDF views : 0

References


Aartje Tehupelory, Pentingnya Pendaftaran Tanah di Indonesia, Jakarta: Penebar Swadya Group, 2012.

Ali, Zainuddin, Metode Penelitian Hukum, Jakarta: Sinar Grafika, 2013.

Ali, Zainuddin. Metode Penelitian Hukum, Jakarta: Sinar Grafika, 2013.

Amirudin & Zainal Asikin, Pengantar Metode Penelitian Hukum, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2004.

Hartanto, Andy. Panduan Lengkap Hukum Praktis Kepemilikan Tanah, (Surabaya: Laksbang Justitia, 2015), hal. 31.

Anggiat PP & Sudjito. 2019. Masalah Tumpang Tindih Sertipikat, Bhumi: Jurnal Agraria dan Pertanahan. 5(1), 129-135.

Chandra, S., Sertifikat Kepemilikan Hak Atas Tanah: Persyaratan Permohonan di Kantor Pertanahan, Jakarta: Grasindo, 2005

Dworkin, Ronald, Legal Research, Daedalus: Spring, 1973.

Harsono, Boedi, Menuju Penyempurnaan Hukum Tanah Nasional, Jakarta: Universitas Trisakti, 2013.

Khudzaifah Dimyati dan Kelik Wardiono, Metode Penelitian Hukum, Surakarta: Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2004.

Marzuki, Peter Mahmud, Penelitian Hukum, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2009.

Parlindungan A.P, Pendaftaran Tanah di Indonesia, Bandung: Mandar Maju, 1999.

Perangin, Effendi, Praktek Pengurusan Sertipikat Hak Atas Tanah, Jakarta: CV Rajawali, 1992, hal. 1-2.

Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 372/K/SIP/1976.

Soekanto, Soerjono, Pengantar Penelitian Hukum, Jakarta: Universitas Indonesia, 2015.

Sutedi, Adrian, Sertipikat Hak Atas Tanah, Jakarta: Sinaar Grafika,2012.




DOI: http://dx.doi.org/10.25105/pdk.v6i2.9531

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Fachri Mohammad Rizki, Listyowati Sumanto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright of Penelitian dan Karya Ilmiah (p-ISSN 0853-7720 e-ISSN 2541-4275). Powered by OJS

Abstracted/Indexed by:

Garuda 

 

 

Published by Lembaga Penelitian- Universitas Trisakti

 

>This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Penelitian dan Karya Ilmiah, Lembaga Penelitian, Universitas Trisakti University @2017. All right reserved..