PENGUJIAN INKUBATOR BAYI MENGGUNAKAN 2 BUAH LAMPU PIJAR BERKAPASITAS 25 WATT PADA 11 SUHU RUANGAN YANG BERBEDA

Chalilullah Rangkuti, Rosyida Permatasari

Abstract


Bayi baru lahir memerlukan perhatian khusus pada proses persalinan, sehingga hal ini berpengaruh pada kesehatan bayi itu sendiri. Begitu pula dengan bayi lahir prematur mempunyai tingkat sensitivitas yang tinggi terhadap ruangan sekitarnya. Suhu sekitar bayi dikondisikan sesuai dengan kebutuhan bayi agar bayi mampu beradaptasi dan tidak rentan terhadap penyakit, sehingga hal tersebut diperlukan alat inkubator yang membantu menormalkan suhu disekitar tubuh bayi. Inkubator bayi dibuat dengan bahan material acrylic pada ketebalan 3 mm. Suhu didalam ruang inkubator harus disesuaikan dengan kebutuhan bayi prematur yaitu antara 32℃-37℃. Oleh karena itu dibutuhkan alat mikrokontroler BR6 dan sensor termokopel untuk mengatur dan mengetahui suhu yang ada didalam ruang inkubator. Lampu pijar digunakan sebagai pemanas ruang inkubator. Baterai digunakan untuk alat penyimpanan sumber listrik. Pengujian ini dilakukan dengan cara pengamatan dan analisis data suhu yang dapat dicapai dalam waktu tertentu pada inkubator. Didapatkan hasil bahwa suhu inkubator sebesar 32.℃ menggunakan 2 buah lampu pijar berkapasitas 25 Watt yang dapat dicapai dalam waktu 9 menit pada suhu ruang 29.6℃.


Keywords


Bayi lahir prematur, Inkubator, mikrokontroler BR6, Lampu pijar, Baterai

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 0| PDF views : 0

References


E. Pratiwi, T. Soekarno, K. Adam, and V. Setiawaty, “Identifikasi virus hepatitis A pada sindrom penyakit kuning akut di beberapa provinsi di Indonesia tahun 2013,” GMHC, vol. 5, no. 3, pp. 199–204, 2017.

E. P. Kurniawan, R. Hantoro, and G. Nugroho, “Pengaruh Jarak Antar Dinding terhadap Distribusi Temperatur pada Inkubator Bayi Berdinding Ganda,” J. Tek. ITS, vol. 2, no. 1, pp. B105–B109, 2013.

Hidayat, 2009, Asuhan Neonatus Bayi dan Balita, Jakarta.

Haryadi, Buku bahan ajar perpindahan panas, Bandung Politek Negeri Bandung, 2012. Holman, 1984, Perpindahan kalor, Erlangga, Jakarta, 2004.

M. F. Hakim, “Perancangan Rooftop Off Grid Solar Panel Pada Rumah Tinggal Sebagai Alternatif Sumber Energi Listrik,” Din. DotCom, 2017.

N. R. Alfiandy, G. Budiman, and H. Fauzi, “Analisis Korelasi Tingkat Warna Kuning Pada Citra Sklera Mata Dengan Level Bilirubin Pada Bayi,” eProceedings Eng., vol. 4, no. 1, 2017.

R. G. Saputra, “Perbedaan Kejadian Ikterus Neonatorum antara Bayi Prematur dan Bayi Cukup Bulan pada Bayi dengan Berat Lahir Rendah di RS PKU Muhammadiyah Surakarta.” Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2016.

W. A. Silverman, “Incubator-baby side shows,” Pediatrics, vol. 64, no. 2, pp. 127–141, 1979.

Y. M. K. Surbakti and H. Ambarita, “Rancang Bangun Inkubator Bayi Dengan Menggunakan




DOI: http://dx.doi.org/10.25105/pdk.v5i2.7350

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright of Penelitian dan Karya Ilmiah (p-ISSN 0853-7720 e-ISSN 2541-4275). Powered by OJS

Abstracted/Indexed by:

Garuda 

 

 

Published by Lembaga Penelitian- Universitas Trisakti

 

>This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Penelitian dan Karya Ilmiah, Lembaga Penelitian, Universitas Trisakti University @2017. All right reserved..