Perencanaan Bangunan Pengolahan Air Minum di Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat (Design of Water Treatment Plant in East Bekasi District, Bekasi City, West Java)

Adrian Dwi Putra, Rositayanti Hadisoebroto, Widyo Astono

Abstract


Perencanaan Bangunan Pengolahan Air Minum Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat (6°15’40.143”S, 107°1’4.968”E) ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat Kecamatan Mustika Jaya. Saat ini kebutuhan air di Kecamatan Mustika Jaya dipenuhi dari air tanah atau sumur yang masih kurang terjaga kualitas dan kuantitasnya. Sumber air baku diambil dari Saluran Irigasi Tarum Barat. Metode evaluasi yang digunakan adalah evaluasi multi kriteria. Metode ini digunakan untuk membandingkan beberapa alternatif sekaligus memilih alternatif terbaik. Kriteria desain perencanaan
diperoleh dengan membandingkan melalui evaluasi IPA setara. Hasil perencanaan dengan kapasitas produksi IPA sebesar 300 L/detik adalah unit pengolahan terdiri dari bangunan Intake, Cascade Aerator, Koagulasi, Flokulasi, Sedimentasi, Filtrasi dan Reservoir. Rencana anggaran biaya untuk pembangunan unit IPA rencana adalah sebesar Rp. 4.149.462.423,- atau Rp. 13.831.541,- per L/detik.
Kata Kunci : air, bangunan pengolahan air minum, mustika jaya, perencanaan

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 4177| PDF views : 0

References


Adlina, Shafira, dan Alfiyatun. 2011. Identifikasi Usaha Konservasi Air Tanah pada Kelurahan Bekasi Jaya Kecamatan Bekasi Timur. 1(1).

Alegantina, Sukmayati, Isnawati A, Mariana R. 2008. Pengembangan Model Proses Filtrasidan Desinfeksi yang mempengaruhi Kualitas Air Minum Isi Ulang. XVII(3).

Al – Layla, M.A., Ahmad, S., dan Middleb rooks, E. J. 1978. Water Supply Engineering Design.

Michigan: Ann Arbor Science.

Anonim. 2011. Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 13 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bekasi Tahun 2011 – 2031. Kota Bekasi.

Arnandi, Faeruzi, Rahmayanti H., Gina B. 2012. Studi Pengelolaan Air Bersih Di Kawasan Industri Jababeka Kabupaten Bekasi.VII(1).

Azwari, Fikri. 2015. https://dokumen.tips/documents/koagulasi-dan-flokulasi-pada-pengolahan air-baku-pbpam.html

Batara, Kapri, Zaman B. ,Wiharyanto O. 2017. Pengaruh Debit Udara dan Waktu Aerasi Terhadap Efisiensi Penurunan Besi dan Mangan Menggunakan Diffuser Aerator pada Air Tanah. 6(1).

Budihardjo, M.A., 2010. Perencanaan Bangunan Pengolahan Air Minum Kampus Universitas DiponegoroTembalang.

Darmasetiawan, 2001. Teori dan Perencanaan Instalasi Pengolahan Air. Bandung: Yayasan Suryono.

Departemen Pekerjaan Umum. 2009. Pedoman Operasi dan Pemeliharaan Unit Produksi. Studio Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPASPAM): Jakarta

Dinata Purba M.F. dan Hartini E. 2013. Penurunan Kandungan Zat Besi (Fe) dalam Air Sumur Gali dengan Metode Aerasi. 12(1).

Fair, Geyer, and Okun. 1968. Water & Wastewater Engineering-Volume II: Water Purification and Wastewater Treatment and Disposal, John Wiley & Sons Inc, Toronto.

Fair, G.M., Geyer, J.C., dan Okun D.A. 1981. Water and Wastewater Engineering Volume 2. New York: John Wiley dan Sons, Inc.

Hartini, Eko. 2012. Cascade Aerator dan Bubble Aerator dalam Menurunkan Kadar Mangan Air Sumur Gali. 8

(1).

Kawamura, S. 1991. Integrated Design and Operation of Water Treatment Facilities. New York: John Wiley dan Sons, Inc.

Kawamura, S. 2000. Integrated Design and Operation of Water Treatment Facilities. Canada:

John Wiley dan Sons, Inc. Luthfihani, Aizar dan Purnomo, A. 2015. Analisis Penurunan Kadar Besi (Fe) dengan Menggunakan Tray Aerator dan Diffuser Aerator. 4(1).

Mendoza, G.A. 1997. A GIS based Multicriteria approaches to land suitability assessment and location. Proceedings: Seventh International Symposium on System Analysis in Forest Resources. Traverse City Michigan.

Mintarti, Sri. 2012. Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Daerah Air Minum Kota Samarinda.

Montgomery. 1985. Water Treatment Principle and Design. John Wiley and Sons Inc., Canada

Narita, Kadek. 2015. Penerapan Jaringan Syaraf Tiruan untuk Penentuan Dosis Tawas pada Proses Koagulasi Sistem Pengolahan Air Bersih.

Peavy, Howard S et.al. 1985. Environmental Engineering. McGraw-Hill. Singapura.

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492 Tahun 2010, Persyaratan Kualitas Air Minum, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta

Qasim, S.R. 1985. Wastewater Treatment Plants, Planning Design, and Operation. United States of America: CBS College Publishing.

Qasim, S.R., Motley, E.M., dan Zhu, G. 2000. Water Work EngineeringPlanning, Design & Operation. Prentice Hall PTR, Texas.

Reynolds T.D. 1982. Unit Operations and Processes in Environmental Engineering.

California: Wadsworth. Inc.

Reynolds, T.D. dan Richards, P.A. 1996. Unit Operations and Processes in Environmental Engineering. United States of America: PWS Publishing Company.

Sanks R. L. 1980, Water Treatment Plant Design, For the Practicing Engineer, Ann Arbor Science, Ann Arbor Michigan USA.

Schulz, C. R dan Okun, D. A. 1984. Surface Water Treatment for Communities in Developing Countries. New York: John Willey & Sons, Inc.

Wiyono, Noerhadi, Faturrahman A., Isna S. 2017. Sistem Pengolahan Air Minum Sederhana (Portable Water Treatment). 6(1).




DOI: http://dx.doi.org/10.25105/psnkb.v1i1.2900

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments on this article

View all comments
 |  Add comment

 

Visitors