Analisis Litofasies dan Provenance FDI Gumelar, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah

Akmal Lutfi Altuway, Denny Suwanda Djohor

Abstract


Formasi Tapak merupakan hasil dari aliran turbidit yang memiliki keunikan geologi dalam hal litofasies. Penelitian dilakukan guna mengetahui litofasies, asosiasi litofasies dan provenance pengendapan Formasi Tapak pada daerah penelitian. Pengambilan data menggunakan metode stratigrafi terukur yang kemudian dilakukan analisis sehingga menghasilkan data dan pembahasan dalam aspek stratigrafi dan segitiga provenance di daerah aliran sungai Paningkaban, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Stratigrafi daerah penelitian dapat dikelompokan menjadi tiga satuan batuan. Asosiasi fasies batupasir – batulempung Formasi Tapak, termasuk dalam lithofasies classical turbidite dan massive sandstone. Lithofasies batulempung perselingan batupasir “A”, dan batupasir, diinterpretasikan termasuk dalam lingkungan pengendapan smooth suprafan of portion lobes, dan litofasies batulempung perselingan batupasir “B” diinterpretasikan termasuk dalam lingkungan pengendapan smooth – channelled yang berada pada middle fan. Pada batupasir Formasi Tapak di daerah penelitian, memiliki komposisi batuan yang dominansi oleh kuarsa dan feldspar. Berdasarkan sampel pada batupasir Formasi Tapak Daerah Paningkaban berjenis wacke - arenite berada pada tatanan tektonik recycle orogen.


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 70| PDF views : 0

References


Altuway, Akmal Lutfi. 2019 Analisis lithofacies dan provenance batupasir selang seling batulempung di Gumelar, Kab. banyumas, Jawa Tengah. Trisakti University. (Tidak Publikasi)

Bemmelen, R. W. Van. 1949. The Geology of Indonesia, Vol. IA: General Geology of Indonesia and Adjacent Archipelagoes. The Hague: Government PrintingBOffice.

Boggs, Sam, J. R. 1995. Principles of Sedimentology and Stratigraphy. New Jersey. University of Oregon, Prentice Hall, Upper Saddle River

Bolli, H.M., & John B. Saunders. 1985. Oligocene to Holocene low latitude planktic foraminifera. p. 156-257.

Bouma, A.H., 1962, Sedimentology of Some Flysh Deposits, A Graphic Approach to Facies Interpretation. Elsevier Co., Amsterdam.

Dickinson, W.R, dkk. 1983. Provenance of North American Phanerozoic sandstone in relation to tectonic setting. Geological Society of America Bulletin, v. 94, p. 222- 235,

Dickinson, W.R and Suczek C.A. 1979. Plate Tectonics and Sandstone.

Dott, R. H, 1964, Wacke, Greywacke and matrix-what approach to immature sandstone classification, Journal of Sedimentary Petrology, v-34, p625-632.

Orbigny d', A. D. 1846. Die fossilen Foraminiferen des tertiären Beckens von Wien. Foraminifères fossiles du bassin tertiaire de Vienne. 312 p.10. Pettijohn, F. J. 1975. Sedimentary Rocks: Harper & Row Publishers, New York - Evanston – San Fransisco – London.

Phleger, Fred B. & franked L.Parker. 1951, foraminifera species part II, The Geological Society of American Memoir 46.

Sandi Stratigrafi Indonesia, 1996, Komisi Sandi Stratigrafi Indonesia, Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI).

Walker, R.G., 1978, Deep-water Sandstone Facies and Ancient Submarine Fans: Model for Exploration for Stratigraphic Traps, American Association of Petroleum Geologists Bulletin.

Walker, Roger G., and James, Noel P. 1992. Facies Models: Response to Sea Level Change. Geological Association of Canada.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.