Analisis Kestabilan Lereng di Daerah Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat

Dikky Putra Rupawan, Hidartan Hidartan

Abstract


Penambangan batugamping merupakan salah satu usaha kegiatan pemanfaatan sumber daya alam non logam yang ekonomis untuk bahan bangunan. Kegiatan penambangan batu gamping dilakukan dengan metode penambangan kuari berjenjang. Tujuan dari penilitian ini untuk mengetahui kondisi geologi serta kestabilan lereng dengan mencari nilai faktor keamanan lereng berdasarkan korelasi data Rock Mass Rating (RMR) dengan metode Janbu berdasarkan sifat fisik batuan. Metodelogi penelitian ini menggunakan tahapan pengambilan data lapangan berupa kondisi geologi serta geologi teknik dan pengujian sampel laboratorium berupa uji direct shear dan uji kuat tekan, selanjutnya pengolahan data dilakukan dengan menggunakan software Rockscience slide 6.0 serta perhitungan secara manual berdasarkan metode Janbu.Hasil uji laboratorium berupa nilai rata-rata kohesi (±6,19 Mpa), sudut gesek dalam (±30,14°), dan uji kuat tekan (±10,902 Mpa). Berdasarkan metode Janbu dan perhitungan secara manual, daerah penelitian ini memiliki nilai faktor keamanan lereng aktual sebesr 0,575 yang dikategorikan labil serta berpotensi terjadi longsoran rotasi


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 63| PDF views : 0

References


Arif. I. (2016): Geoteknik Tambang, Penerbit Institut Teknologi Bandung.

Bandy., O.L., 1967, Distribution of Foraminifera, Radiolaria, and Diatoms in the Sediments of the Gulf of California : Micropaleontology, vol. 7, No. 1, p 126, 14 text-figs., 5pls.

Bemmelen, R.W.Van. (1949): The Geology of Indonesia, Martinus Nyhoff, The Haque, Nederland.

Bieniawski, Z.T. (1979): The Geomechanics Classification In Rock Engineering Applications. Proceedings of the 4th Congress of the International Society of Rock Mechanics, vol. 2, Montreux, Switzerland. Rotterdam: A.A. Balkema; Hal 49-97

Blow, W.H., 1969, Late Middle Eocene to Recent Planktonic Foraminiferal Biostratigraphy : International Conference Planktonic Microfossils 1st, Proceedings of The First International Conference On

Planktonic Microfossils, Geneva 1967, Proc.Leiden, E.J. Buill. V.1. 422 p.

Budi Brahmantyo dan Bandono. 2006. Klasifikasi Bentuk Muka Bumi (Landform) untuk Pemetaan Geomorfologi pada Skala 1:25.000 dan Aplikasinya untuk Penataan Ruang. Jurnal Geoaplika 1(2).

Dunham, R.J., 1962, Classification of Carbonate Rocks According to Depositional Texture, dalam: Classification of Carbonate Rocks (ed. W.E.Ham),pp 108121. Mem. Am. Ass. Petrol. Geol. (1) Tulsa, USA.

Kepmen ESDM (2018): Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan Yang Baik, ditjenpp.kemenkumham.go.id/arsip/bn/2014/bn1827-2014.pdf. Didownload (diunduh) pada Januari 2019.

Rupawan, Dikky P. 2019. Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Janbu di Daerah Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Universitas Trisakti. (Tidak Publikasi)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.