PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN, PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, DAN UMUR PERUSAHAAN TERHADAP PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2014)

Rizki Widya Puspitaningsih, Hotman Tohir Pohan

Abstract


The purpose of this study is to examine the effect of ownership structure, profitability, firm size, and firm age on Corporate Social Responsibility disclosure. Sample consists of 87 manufacturing firms in Indonesia Stock Exchange in 2014. Multiple regression test is used to test hypothesis developed in this study. Result of this study show that firm size has significantly positive influence on CSR disclosure, whereas ultimat ownership has significantly negative influence on Corporate Social Responsibility disclosure. Foreignt ownership, blockholder ownership, profitability, and firm age, on the other hand, do not have significant influence on CSR disclosure

Keywords


Corporate Sosial Responsibility disclosure, ownership structure, profitability, firm size, firm age.

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 139| PDF views : 0

References


Anggraini, Retno (2006). Pengungkapan Informasi Sosial dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial dan Dampaknya Terhadap Kinerja Keuangan dan Pengukuran Perusahaan. Simposium Nasional Akuntansi IX. Padang. 23-26 Agustus.

Aniroh, Sulung (2014). Pengaruh Struktur Kepemilikan dan Karakteristik Dewan Komisaris terhadap Pengungkapan Sukarela pada Perusahaan di Indonesia yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, , Vol. 2, No. 2. Universitas Brawijaya.

Burgwal, D.V.D., dan R.J.O. Vieira (2014). Environmental Disclosure Determinants in Dutch Listed Companies. R. Cont. Fin. – USP, Sao Paulo, V.25, n. 64: 60-78.

Claessens, Stjin, Simeon Djankov, dan Larry H.P. Lang (1999). Who Control East Asia corporation. Working Paper, World Bank. Washington DC.

Claessens, Stjin, Simeon Djankov, Joseph R.H. Fan, dan Larry H.P. Lang (1999). Expropriations of minority shareholders; Evidence from East Asia. Working Paper, World Bank. Washington DC.

Darwin, Ali (2007). Jalan Panjang Audit Lingkungan. Akuntan Indonesia, 3 (1), 9-11.

Gamerschlag R., K. Moller, dan F. Verbeeten (2010). Determinants of Voluntary CSR Disclosure: Empirical Evidence from Germany. Rev Manag Sci 5: 233-262.

Ghozali, Imam (2009). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang.

Giannarakis, Grigoris (2013). The Determinants Influencing the Extent of CSR Disclosure. Department of Financial Applications, Technological Education Institute (TEI) of West Macedonia, Kila, Greece: 393-416.

Gunawan, Juniati (2009). Mengukur Kinerja Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. National Center for Sustainability Reporting. http://www.ncsr-id.org/2009/09/02/mengukur-kinerja-tanggung-jawab-sosial-perusahaan/

Hadi, Nor (2011). Corporate Social Responsibility. Yogyakarta. Graha Ilmu.

Hackston, David and Milne, Marcus J., (1996). Some Determinants Of Social And Environmental Disclosures In New Zaeland Companies. Accounting, Auditing and Accountability Journal, Vol. 9, No. 1, pp. 77-108

Haniffa, R.M., dan T.E. Cooke (2005). The Impact of Culture and Governance on Corporate Social Reporting. Journal of Accounting and Public Policy 24 : 391-430.

Harsanti, Ponny (2011). Corporate Social Responsibility dan Teori Legitimasi. Jurnal Mawas, Juni. Universitas Muria Kudus.

Hartanti, Dwi (2006). Makna Corporate Social Responsibility: Sejarah dan Perkembangannya. Economic Business Accounting Review. Edisi III/September-Desember 2006. Departemen Akuntansi FE-UI, Depok.

Hossain, M., K. Islam dan J. Adrew (2006). Corporate Social and Environmental Dislosure in Developing Countries; Evidence from Bangladesh. Faculty of Commerce - Papers (Archive). University of Wollongong Research Online. http://ro.uow.edu.au/commpapers/179

Jo, H. and Harjoto, M.A. (2011). Corporate governance and firm value: The impact of corporate social responsibility. Journal of Business Ethics 103:351-383.

La Porta, R., Lopez-De-Silances, F. dan Shleifer, A. (1999). Corporate Ownership Around The World. The Journal of Finance. April, pp. 471-517.

Liu, G dan Sun, J (2010). Ultimate Ownership Structure and Corporate Disclosure Quality : Evidence from China. Managerial Finance, Vol. 36 No. 5, pp. 452-467.

Machmud, N. & Djakman, C.D. (2008). Pengaruh Struktur Kepemilikan terhadap Luas Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial (CSR Disclosure) pada Laporan Tahunan Perusahaan; Studi Empiris pada Perusahaan Publik yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia Tahun 2006. Simposium Nasional Akuntansi XI, Pontianak.

Mamduh (2004). Manajemen Keuangan. Edisi 1. Bpfe. Yogyakarta.

Marwata (2006). Hubungan antara Karakteristik Perusahaan dan Kualitas Ungkapan Sukarela dalam Laporan Tahunan Perusahaan Publik di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. XII, No. 1.

Mefayani, Astri (2008). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Luas Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Terhadap Earning Response Coeficient (ERC) (Studi Empiris pada Perusahaan Publik yang Tercatat di BEI pada tahun 2006). Tesis. Universitas Indonesia, Jakarta.

Muttaqin, Galih Fajar (2008). Kesiapan Perusahaan dalam Melakukan Corporate Social Responsibility yang Berdasar pada ISO 26000 Working Draft 4.2 Studi Kasus pada PT ASTRA Internasional Tbk. Tesis. Universitas Indonesia, Jakarta.

Novita (2008). Pengaruh Struktur Kepemilikan Terhadap Luas Pengungkapan Tanggung jawab Sosial (CSR Disclosure) pada Laporan Tahunan Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Publik yang Tercatat di BEI pada tahun 2006). Tesis. Universitas Indonesia, Jakarta.

Nugroho, M. Firmansyah Fuad Aji (2011). Analisis Hubungan Antara Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Karakteristik Tata Kelola Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur di Indonesia. Skripsi. Universitas Diponegoro.

Nursanti (2014). Pengaruh Karakteristik Perusahaan terhadap Corporate Social Disclosure pada Laporan Tahunan Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Tesis. Universitas Trisakti, Jakarta.

Nuryaman dan Rusmini (2010). Pengaruh Kepemilikan Institusional, Karakteristik Dewan Komisaris, Kualitas Audit Terhadap Pengungkapan Sukarela (Studi pada Emiten Sektor Manufaktur di Bursa Efek Indonesia). Tesis. Universitas Widyatama, Bandung.

Nussy, Trudy Maryona (2013). Corporate Governance dan Etnisitas terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility. Jurnal Keuangan dan Perbankan, Vol. 17, No.1, Januari, 1-10.

Pebriana, Kadek Umi Sukma; dan Sukartha, I Made (2012). Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Umur Perusahaan, Komposisi Dewan Direksi, dan Kepemilikan Institusional pada Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) di Bursa Efek Indonesia. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, Vol. 1, No. 2.

Putra, I Putu Bayu (2008). Pengaruh Struktur Kepemilikan dan Corporate Governance terhadap Kinerja Perusahaan (Studi terhadap Perusahaan Publik pada Industri Bahan Dasar dan Kimia). Tesis. Universitas Indonesia, Jakarta.

Putri, Marissa dan Diyanti, Vera (2014). Pengaruh Struktur Kepemilikan dan Mekanisme Corporate Governance terhadap Tingkat Pengungkapan Laporan Keberlanjutan. Simposium Nasional Akuntansi 17. Mataram, Lombok. 24-27 Sept.

Putri, Rafika Anggraini; dan Christiawan, Yulius Jogi (2014). Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, dan Leverage terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility. Business Accounting Review, Vol. 2: 61-70.

Sari, Rizkia Anggita (2012). Pengaruh Karakteristik Perusahaan Terhadap Corporate Social Responsibility Disclosure pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Nominal, Volume I Nomor I, 124-140.

Sayekti dan Wondabio (2007). Pengaruh CSR Disclosure Terhadap Earning Response Coefficient. Seminar Akuntansi Nasional X. Makassar. 26-28 Juli.

Sekaran (2006). Metode Penelitian Bisnis. Jakarta : Salemba Empat.

Sembiring, Eddy Rismanda (2005). Karakteristik Perusahaan dan Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial: Study Empiris pada Perusahaan yang Tercatat di Bursa Efek Jakarta. Seminar Akuntansi Nasional VIII. Solo. 15-16 September.

Sembiring, Eddy Rismanda (2003). Karakteristik Perusahaan dan Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial. Tesis. Universitas Diponegoro.

Siregar, Baldric (2011). Kebijakan Dividen pada Perusahaan yang Dikendalikan oleh Pemegang Saham Pengendali. Jurnal Akuntansi dan Manajemen, 22 : 257-275.

Suaryana, Agung dan Febriana (2011). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kebijakan Pengungkapan Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan Pada Perusahaan Manufaktur Di Bursa Efek Indonesia. Simposium Nasional Akuntansi XIV Aceh, 21-22 Juli.

Wibisono, Yusuf (2007). Membedah Konsep dan Aplikasi CSR. Jakarta : Fascho Publishing. Gresik.

William, (2012). Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility berdasarkan Pedoman Global Reporting Initiative terhadap Nilai Perusahaan. Tesis. Universitas Indonesia, Jakarta.

Wiranata, Y.A., dan Nugrahanti, Y.W (2013). Pengaruh Struktur Kepemilikan Terhadap Profitabilitas Perusahaan Manufaktur di Indonesia. Jurnal Akuntansi Keuangan, Vol. 15, No.1, Mei 2013, 15-26.

Yuliana, Purnomosidhi, dan Sukoharsono (2008). Pengaruh Karakteristik Perusahaan terhadap Corporate Social Responsibility (CSR) dan Dampaknya terhadap Reaksi Investor. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, Volume 5 – Nomor 2, Desember, 245-276.

Yunahar, Nirna Fitri (2009). Pengaruh Struktur Kepemilikan, Ukuran Perusahaan, Leverage, Kinerja Keuangan Operasional, Proporsi Komisaris Independen, dan Umur Perusahaan terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility (Studi pada Perusahaan yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008). Tesis. Universitas Indonesia, Jakarta.

www.globalreporting.org. Diakses tanggal 25 Oktober 2015. Pedoman Pelaporan Keberlanjutan G4.

www.idx.com

www.sahamok.com, Diakses tanggal 2 Januari 2016. Daftar Perusahaan Manufaktur tahun 2014 di BEI.




DOI: http://dx.doi.org/10.25105/jmat.v3i1.4966

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.