Perbedaan Prevalensi Karies Gigi dan Tingkat Keparahan Karies Gigi pada Anak Usia 3-5 Tahun Yang Ibunya Bekerja dan Tidak Bekerja : Kajian Pada PAUD Sapta Kemuning, Depok Jawa Barat (Laporan Penelitian)

Devita Rosalina, Jeddy Jeddy

Abstract


Background: Dental caries is one of the problems that are often complained of by the people of Indonesia both in children and adults. The percentage of residents who have dental and mouth problems according to Riskesdas in 2007 and 2013 increased from 23.2% to 25.9%. In 2018 the Indonesian population who had dental and oral problems increased to 57.6%. The risk of caries is quite high in children aged 3 - 5 years, because at this age children usually like to eat food and drinks according to their wishes. Therefore, parents, especially mothers, have an important role in guiding their children so that they can maintain their teeth and mouth well and correctly.Objective: To find out whether there are differences in the prevalence of dental caries and the severity of dental caries in children whose mothers work and do not work Methods: This study was an observational analytic study with a cross sectional approach to know differences in caries prevalence and caries severity in 69 children aged 3-5 years whose mothers worked and did not work. The child is examined def-t by the supervisor, the parents are given a questionnaire containing 8 questions that has been tested for validity and reliability.Results : Caries severity was found in children whose mothers worked 4.9 (high) and in children whose mothers did not work 7.1 (very high). Caries prevalence in children whose mothers work is 78% and in children whose mothers do not work 95%. Conclusion: The results of data analysis showed that p > 0.05 (p = 0.23 and p = 0.08) which means that there was no difference in the prevalence of dental caries and the severity of dental caries in children whose mothers worked and did not work.


Keywords


dental caries, children aged 3-5 years, working mothers, mothers not working, prevalence, severity

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 0| PDF views : 0

References


Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Situasi Kesehatan Gigi dan Mulut. Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar. 2018. p. 1

Mariati NW. Pencegahan dan Perawatan Karies Rampan. J Biomedik [Internet]. 2015;7(1):23–8. Available from: http://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/biomedik/article/viewFile/7288/6790.

Widayati N. Faktor yang Berhubungan dengan Karies Gigi pada Anak Usia 4-6 Tahun. J Berk Epidemiol [Internet]. 2014;2(2):196–205. Available from: https://e-journal.unair.ac.id/JBE/article/view/175/45.

Purwaka DP. Hubungan Antara Tingkat Pendidikan,Pengetahuan Dan Perilaku Ibu Terhadap Status Karies Pada Anak Usia Prasekolah Di TK Laksmi, Kartasura, Kab.Sukoharjo. 2014 (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta)

Mintjelungan CN, Gunawan P. Pengalaman Karies Gigi serta Pola Makan dan Minuman pada Anak Sekolah Dasar di Desa Kiawa Kecamatan Kawangkoan Utara 2. e-GiGi [Internet]. 2013;1(1):59–68. Available from: http://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/egigi/article/viewFile/1931/2170.

Rompis C, Pangemanan D, Gunawan P. Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Kesehatan Gigi Anak dengan Tingkat Keparahan Karies Anak TK di Kota Tahuna. J e-GiGi. 2016;4:47–52. Available from: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/egigi/article/view/11483/11087.

Cahyono, I.E. (2010). Hubungan Pengetahuan dan Motivasi Ibu terhadap Perawatan Gigi Anak Usia 1-3 Tahun di Desa Balesono Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung tahun 2010 (Doctoral dissertation, Universitas Sebelas Maret Surakarta). Available from: https://eprints.uns.ac.id/10493/1/148291608201010501.pdf

Sari, M; Yudhatama, Y. Pola Asuh Orang Tua terhadap Kejadian ECC ( Early Childhood Caries ) pada Anak Usia 3-5 di Kelurahan Purwosari Kota Surakarta. 2017;303–10. Available from: http://journal.ummgl.ac.id/index.php/urecol/article/view/1344/875

Puteri, N. (2017). Perbedaan Pengaruh Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut antara Ibu Bekerja dan Tidak Bekerja terhadap Akumulasi Plak pada Anak Prasekolah Usia 5-6 Tahun (Kajian di TK Annur III Maguwoharjo Sleman Yogyakarta) (Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada). Available from: http://etd.repository.ugm.ac.id/index.php?mod=penelitian_detail⊂=PenelitianDetail&act=view&typ=html&buku_id=129286&obyek_id=4.

Handayani A, Afiati T, Adiyanti M. Studi Eksplorasi Makna Keseimbangan Kerja Keluarga pada Ibu Bekerja. Semin Psikol Dan Kemanus. 2015;(2003):978–9.

Sumawinata N. Senarai istilah Kedokteran Gigi Inggris-Indonesia. Jakarta: EGC Penerbit Buku Kedokteran; 2004.

Melinda UU, Priyanto D. Hubungan Antara Paparan Asap Dengan Kejadian Karies Gigi.Media Medika Muda. 2015;4(1):56–63. Available from: https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/9080/8826

Felton A, Chapman A, Felton S. Basic Guide To Oral Health Education And Promotion. 9600 Garsington Road. USA. 2009.

Brown JP, Dodds MWJ. Dental Caries and Associated Risk Factors. In : Cappelli DP and Mobley CC. Prevention and Clinical Oral Health Care. Missuori :Mosby Elsevier; 2008.

Fatmawati DWA. Hubungan Biofilm Streptococcus mutans terhadap Resiko Terjadinya Karies Gigi. J Kedokt Gigi Unej. 2011;8(3):127–30.

Musta’inah I. Perbedaan Karies Gigi dan Kadar Fluor Air Sumur Siswa SMA di Kecamatan Asembagus (daerah pantai) dan di Kecamatan Sukosari (daerah gunung). 2012; Available from: http://repository.unej.ac.id/bitstream/handle/123456789/3845/Skripsi.pdf?sequence=1

Sekarsari AP. Pengaruh Status Diabetes Mellitus Terhadap Derajat Karies Gigi. 2012;1–14. Available from: http://download.portalgaruda.org/article.php?article=73671&val=4695

Tanumihardja M, Rehatta DDF. Gambaran Status Karies pada Anak Usia 12-15 Tahun yang Mengkonsumsi Air Minum Kemasan di SMP Nusantara , Tahun 2016. 2017;6(3):149–56.

Ngantung RA, Pangemanan DHC., Gunawan PN. Pengaruh Tingkat Sosial Ekonomi Orang Tua Terhadap Karies Anak di Tk Hang Tuah Bitung. J e-GIGI. 2015;3(2):542–8.

Miftakhun NF, Sunarjo L, Mardiati E. Faktor Eksternal Penyebab Terjadinya Karies Gigi pada Anak Pra Sekolah Di Paud Strowberry Rw 03 Kelurahan Bangetayu Wetan Kota Semarang Tahun 2016. 2016;03(2).

Solikin, Kartinah, Muhslisin A. Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Tentang Kesehatan Gigi dan Mulut Dengan Kejadian Karies Gigi pada Anak Prasekolah Di Tk 01 Pertiwi Karangbangun Karanganyar. Naskah Publ [Internet]. 2015;1–17. Available from: http://eprints.ums.ac.id/26006/24/Naskah_PublikasI.pdf

Anggraeni NI, Suhadi, Supriyono M. Hubungan Antara Kebiasaan Mengkonsumsi Jajanan Kariogenik dan Menggosok Gigi dengan Kejadian Karies Gigi pada Anak Sekolah Kelas 1-6 SDN 01 Watuaji Keling Jepara. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tologorejo. 2013;1–7.

Hermawan RS, Warastuti W, Kasianah. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Gigi dan Mulut Anak Usia Prasekolah di Pos Paud Perlita Vinolia Kelurahan Mojolangu. J Keperawatan. 2015;6(2):132–41.

Arangannal P, Mahadev SK, Jayaprakash J. Prevalence of Dental Caries among School Children in Chennai,Based on ICDAS II. 2016.

Ismail AI, Sohn W, Tellez M, Williem JM, Betz J, Lepkawski J. Risk Indicator For Dental Caries Using ICDAS. Community Dentistry and Oral Epidemiology. 2007

Supriatna A, Angki J. Pengaruh Kebersihan Gigi dan Mulut Terhadap terjadinya Karies pada Murid SD Umur 6 –12 Tahun SDN Rappocini Tahun 2017. Media Kesehatan Gigi. 2017;39–48.

Sibarani MR. Dental Caries: Etiology, Clinical Characteristics, and Management. Maj Kedokt UKI. 2014;XXX(1):14–22.

Putri MH, Herijulianti E dan Nurjanah N. Ilmu Pencegahan Penyakit Jaringan Keras dan Jaringan Pendukung Gigi. Jakarta: EGC. 2010: 85-87.

Sroda R. Nutrition for a Healthy Mouth 2nd Ed. Baltimore : Lippincots Williams and Wilkins. 2010.

Ramayanti S, Purnakarya I. Peran Makanan terhadap Kejadian Karies Gigi. J Kesehat Masy [Internet]. 2013;7(2):89–93. Available from: http://jurnal.fkm.unand.ac.id/index.php/jkma/article/view/114/120.

Fitriana A, Kasuma N. Gambaran Tingkat Kesehatan Gigi Anak Usia Dini Berdasarkan Indeks def-t pada Siswa Paud Kelurahan Jati Kota Padang. Andalas Dent J. 2012;29–38.

Sufiawati I, Dewi TS, Aripin D. Prevalensi Karies dan Indeks def Pada Murid-Murid Kelas I, II, Dan III Sekolah Dasar yang Berada Di Sekitar Klinik Kerja Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Unpad. J Sosiohumaniora. 2002;4(2):134–40.

Handayani MT, Artini NWP. Kontribusi Pendapatan Ibu Rumah Tangga Pembuat Makanan Olahan Terhadap Pendapatan Keluarga. Piramida. 2009;V(1).

Ariyanti A. Perbedaan Perkembangan Anak Balita pada Ibu Bekerja dan Ibu Tidak Bekerja Penilaian Menggunakan Metode Denver II. 2010;14–117.

Nurhidayah S:, Abstrak N. Pengaruh Ibu Bekerja dan Peran Ayah Dalam Coparenting Terhadap Prestasi Belajar Anak. J Soul. 2008;1(2):1–14.

Sulistiyanti A, Untaraningsih RD. Hubungan Status Pekerjaan Dengan Keaktifan Ibu Menimbangkan Balita di Posyandu Puri Waluyo Desa Gebang Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen. J Ilm Rekam Medis dan Inform Kesehatan. 2013;3(2):1–11.

Tulangow JT, Mariati NW, Mintjelungan C. Gambaran Status Karies Murid Sekolah Dasar NegeriI 48. J e-Gigi. 2013;1(2):85–93.

Hildayani R, Sugianto M, Tarigan R, Handayani E. Psikologi perkembangan anak. 2014; 1-34.

Afiati R, Adhani R, Ramadhani K, Diana S. Hubungan Perilaku Ibu Tentang Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Terhadap Status Karies Gigi Anak Kajian di Puskesmas Kota Banjarmasin Bulan September-Oktober 2014. Dentino jurnal kedokteran gigi. 2017;2(1):56-62.

Yulianti RP, Muhlisin A. Hubungan antara pengetahuan orang tua tentang kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian karies gigi pada anak di SDN V Jaten Karanganyar. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta; Surakarta: 2011

Rao A. Principles and practice of pedodontics. NewDelhi: Jaypee Brothers Medical Publisher; 2012:461-464


Refbacks

  • There are currently no refbacks.