Efektivitas Pasta Gigi Pemutih Terhadap Perubahan Warna Gigi Ekstrinsik (Penelitian)

Eko Fibryanto

Abstract


Latar belakang : Salah satu cara memutihkan gigi adalah menyikat gigi dengan pasta gigi ya yang mengandung bahan pemutih. Setiap produk memiliki kandungan bahan pemutih yang berbeda-beda. Keefektifannya perlu diuji terhadap pewarnaan gigi ekstrinsik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektitifitas pasta gigi pemutih terhadap gigi yang berubah warna karena kopi. Metode: Empat puluh gigi premolar direndam dalam larutan kopi selama 2 minggu. Sampel lalu dibagi menjadi 4 kelompok berdasarkan pasta gigi yang digunakan. Pengukuran warna awal dilakukan dengan alat VITA Easyshade. Penyikatan gigi dilakukan selama 14 hari, setelah itu warna gigi diukur kembali. Hasil: Uji Kruskal-Wallis menunjukkan terdapat perbedaan bermakna dalam penggunaan pasta gigi pemutih terhadap perubahan warna gigi (p<0,05). Perbedaan rata-rata perubahan warna gigi (ΔE) setelah aplikasi pasta gigi pemutih dengan perlite adalah 6,6±1,7; Speedy Whitening Agent (SWA) adalah 5,7±2,72; micro-cleansing crystal adalah 3±2,33; dan pasta gigi tanpa pemutih adalah 2,1± 0,37. Kesimpulan: Pasta gigi pemutih dan tanpa pemutih efektif terhadap perubahan warna gigi ekstrinsik karena kopi. Pasta gigi pemutih dengan kandungan perlite merupakan pasta gigi yang paling efektif.


Keywords


Pewarnaan Gigi Eksternal, Pasta Gigi Pemutih, Warna Gigi.

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 359| PDF views : 0

References


Torres C, Perote LC, Gutierrez, NC, Pucci, CR, Borges AB. Efficacy of mouth rinses and toothpaste on tooth whitening. Oper Dent. 2013;38(1):57-62. DOI:10.2341/11-360-L

Gursoy UK, Eren DI, Bektas OO, Hurmuzlu F, Bostanci V, Ozdemir H. Effect of external tooth bleaching on dental plaque accumulation and tooth discoloration. Med Oral Patol Oral Cir Buccal. 2008;13(4): 266-9.

Rismanto DY, Dewayani IM, Dharma RH. Dental whitening. Jakarta: Dental Lintas Mediatama; 2005. p. 2-14.

Dale BG, Aschheim KW. Esthetic dentistry: a clinical approach to technique and material. Philadelphia: Lea & Fabinger ; 1993

Filipov I, Vladimirov S. Method for professional whitening of flour-coloured teeth. J IAMB. 2007; 13(2): 43-5

Chu SJ, Trushkowsky RD, Paravina RD. Dental color matching instruments and systems. J. Dent. 2010; 38(suppl 2): e2-16.

Odaira C, Itoh S, Ishibashi K. Clinical evaluation of a dental color analysis system: the crystaleye spectrophotometer. J Prosthodont Res. 2011; 55(4): 199-205. DOI: 10.1016/j.jpor.2010.12.005

Annisa H, Pintadi H. Pengaruh konsentrasi kopi hitam terhadap perubahan warna pada resin komposit hybrid. IDJ. 2013; 2(1): 63-7.

Nurmalasari A. Perbedaan kekasaran permukaan resin komposit nano pada perendaman teh hitam dan kopi. Jurnal Wiyata. 2015; 2(1): 48-53.

Lippert, F. Toothpastes. An Introduction to Toothpaste - Its Purpose, History and Ingredients. Monogr Oral Sci. 2013;23:1-14. DOI: 10.1159/000350456

Maharani ET, Hersoelistyorini W. Analisis kadar detergent anionik pada sediaan pasta gigi anak. Jurnal Kesehatan. 2009;2(2):1-5

Sriyono NW. Perbedaan efektivitas sikat gigi manual dengan sikat gigi listrik dan lamanya menyikat gigi dalam pembersihan plak. Dentika Dental Journal; 2006. 11(1): 20-25.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.