ALAT UKUR KUALITAS AIR MINUM DENGAN PARAMETER PH, SUHU, TINGKAT KEKERUHAN, DAN JUMLAH PADATAN TERLARUT

Fauzi Amani, Kiki Prawiroredjo

Abstract

Water is a natural resource that plays an important role in human life, one of that is to be consumed. Water used for consumption should be clean, odorless, tasteless, colorless, and meet the Ministry of Health standards. This water quality instrument measures parameters such as temperature, turbidity, TDS, pH and uses Arduino as a microcontroller. LM35 sensor is used to measure temperature. PH sensor with pH sensor conditioning from Dfrobot is used to measures pH level, photodiode and infrared LED as the sensor is used to measure turbidity level, conductivity sensor is used to measure TDS level. The results show that the sensors have different error level. The temperature sensor has 5.4 % maximum error value with 1.145 average standard deviation, the measurement of pH has 0.848 % error value and 0.01 average standard deviation, the measurement of TDS has 0.97 % error value and 6.69 average standard deviation.

 

Air merupakan sumber daya alam yang berperan penting dalam kehidupan manusia, salah satunya adalah untuk dikonsumsi. Air yang digunakan untuk dikonsumsi harus bersih, tidak berbau, berasa, berwarna dan sesuai standar yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Alat ukur kualitas air ini menggunakan parameter suhu, kekeruhan, TDS, pH serta menggunakan Arduino sebagai mikrokontrolernya. Pengukuran suhu menggunakan sensor LM35, pengukuran pH menggunakan sensor pH dengan pengkondisian sensor pH dari Dfrobot, pengukuran kekeruhan dilakukan dengan sensor fotodiode dan LED infra merah dan pengukuran TDS menggunakan sensor konduktivitas. Hasil akhir dari pembuatan alat ini masing-masing sensor pengukuran memiliki variasi eror yaitu sensor suhu dengan nilai eror maksimal 5,4 % dengan standar deviasi rata-rata 1,145. PH dengan eror 0,848 % dan standar deviasi rata-rata 0,01. TDS dengan eror 0,97 % dan standar deviasi rata-rata 6,69

Full Text:

PDF

References

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum.

Rahmita Astari, Rofiq Iqbal. Kualitas Air Dan Kinerja Unit Pengolahan Di Instalasi Pengolahan Air Minum ITB. Laporan Penelitian. 2009.

A.J. Timpano, S.H. Schoenholtz, C.E. Zipper, D.J. Soucek (2010) ”Isolating effects of total dissolved solids on aquatic life in central Appalachian coalfield streams” Proceedings America Society of Mining and Reclamation 2010. [Online]. Hlm. 1284-1302. Tersedia di: http://www.asmr.us/Publications/ Conference%20Proceedings/2010/1284-Timpano-VA.pdf [16 Okt 2015].

Anisa Intan S.W. “Kualitas Air Bersih Untuk Pemenuhan Kebutuhan Rumah Tangga Di Desa Pesarean Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal”. Skripsi. UNNES, Semarang, 2005.

Zulva T.D, Rakhmawati, Hendik Eko (2011) “Otomatisasi Sistem Pengolahan Air Laut Menjadi Air Tawar Dengan Prinsip Reverse Osmosis Berbasis Mikrokontroler (Sub Judul: Sensor dan Monitoring System)”. Tugas Akhir. [Online]. Tersedia di: https://www.pens.ac.id/uploadta/abstrakdetail. php?id=1457[10 Okt 2015].

Akanksha Purohit, Ulhaskumar Gokhale (2014) “Real Time Water Quality Measurement System based on GSM”. IOSR Journal of Electronics and Communication Engineering (IOSR-JECE). [Online]. Vol. 9, Issue 3, hlm. 63-67. Tersedia di: http://iosrjournals.org/iosr-jece/papers/Vol.%209%20Issue% 203/Version-5/K09356367.pdf [14 Okt 2015].

Aminuddin Debataraja, Benny. (2013) “Implementasi Intelligent Sensor untuk Monitoring Kualitas Air berbasis Komunikasi Teknologi Jaringan Nirkabel Zigbee”. Prosiding Conference on Smart-Green Technology in Electrical and Information System. [Online]. Hlm. 115 – 119. Tersedia di: ojs.unud.ac.id/ index.php/prosidingcsgteis2013/article/view/7234 [10 Okt 2015].

Ani Fatimah, Harmadi, Wildian (2014) “Perancangan Alat Ukur TSS (Total Suspended Solid) Air Menggunakan Sensor Serat Optik Secara Real Time”. Jurnal Ilmu Fisika. [On-line]. Vol. 6, No 2. Tersedia di : http://jif.fmipa.unand. ac.id/index.php/jif/article/view/100/88 [10 Okt 2015].

Filemon J.G., Elia K. Allo, Dringhuzen J.M., Novi M. Tulung (2013) “Perancangan Alat Ukur Kekeruhan Air Menggunakan Light Dependent Resistor Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535”. Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Unsrat. [On-Line]. Vol. 2, No. 1. Tersedia di: http://id.portal garuda.org/?ref=browse&mod=viewarticle&article=15749 [10 Okt 2015].

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air Dan Pengendalian Pencemaran Air.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.