Manajemen Energi di Industri: Optimasi Sisi Utiliti pada Industri Ban

Deny Satyagraha, Syamsir Abduh, Ishak Kasim

Abstract

The energy consumptions of the industrial sector are increasing. The latest official report published by Kota Tangerang government  showed that the usage of electrical energy for the industry  was 54.454.986 MWh in 2013. The government has published Government Regulation No.70/2009 about energy conservation to mitigate the energy raising in industry. The main activity is energy audit for mapping the energy usage, evaluate the energy consumption and determine strategical steps in order to optimize the energy usage. Plant X is the newest plant of PT. Ban Indonesia which consuming energy about 24.485,85 MWh in 2018, with the average increasing demand of 3% per year.  It was indicated that there were unutilized power and oversupply about 50%. The energy audit level 2 (Preliminary Energy Audit) has taken by actual load measuring, calculate the gap between energy consumptions report and load nameplates, define the Intensitas Konsumsi Energi ( IKE)and it’s tendency, simulating the recommendation steps, define the energy baseline and energy management strategical steps which refer to ISO 50001. The energy consumption level could be optimized by applying the recommendation steps so PT. Ban Indonesia, Plant X will save 38.918,92 USD or Rp 575.986.400 annually with Break Event Point (BEP) around 29 months.


Penggunaan energi listrik pada sektor industri terus meningkat setiap tahunnya. Dari data resmi yang terakhir  diterbitkan oleh Pemerintah Kota Tangerang menyebutkan jumlah energi listrik yang dipakai untuk sektor industri sebesar 54.454.986 MWh pada tahun 2013. Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2009 tentang Konsevarsi Energi untuk mengatasi lonjakan energi pada sektor industri. Salah satu kegiatan konservasi energi adalah audit energi, yang bertujuan memetakan penggunaan energi, mengevaluasi pemakaian energi dan menentukan langkah-langkah strategis optimasi energi. Plant X merupakan plant terbaru dan bagian dari PT. Ban Indonesia yang mengkonsumsi energi sebanyak 24.485,85 MWh di tahun 2018, dengan peningkatan konsumsi energi 3% per tahun. Terindikasi terjadi unutilized power dan over supply sebanyak 50%. Dilakukan audit energi level 2 (Preliminary Energy Audit) dengan melakukan pengukuran langsung, menghitung deviasi beban antara laporan pemakaian energi aktual dan nameplate beban, menghitung nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE) dan kecenderungannya, melakukan simulasi langkah rekomendasi, menentukan energy baseline dan langkah-langkah strategis tindakan manajemen energi yang mengadopsi ISO 50001.Tingkat penggunaan energi mampu dioptimasi dengan menerapkan langkah-langkah rekomendasi sehingga PT. Ban Indonesia, Plant X akan menghemat 38.918,92 USD atau Rp 575.986.400 setiap tahun dengan Break Event Point (BEP) sekitar 29 bulan.


Keywords

Optimasi Energi; Audit Energi; Industri; Utiliti; ISO 50001

References

Albert Thumann, Terry Niehus, and William J. Younger, Handbook of energy audits, 9th edition. Indian Trail, Lilburn, GA: The Fairmont Press, Inc, 2013.

EnMS-Doc Associates, “Practical Guide to ISO 50001 Class Energy Review,” Standards Council of Canada., 2012.

Daniel Caratti and Marcello Antinucci, “Handbook Energy Audit in SMEs.” ERASME, 2013.

Badan Standardisasi Nasional (BSN), “Standar Nasional Indonesia (SNI) ISO 50001:2012 Sistem manajemen energi – Persyaratan dengan pedoman penggunaan.” 2012.

Wisnu Wijaya Kusuma, “Walkthrough Energy Audit. West Jakarta Mayor’s Office (Gedung A),” PT Schneider Electric Indonesia, Jl. Raya Kembangan No. 2 Jakarta Barat, Walkthrough Energy Efficiency Audit Report, Jan. 2014.

Moncef Krarti, ENERGY AUDIT OF BUILDING SYSTEMS AN ENGINEERING APPROACH, 2nd edition. Boca Raton, FL: CRC Press Taylor & Francis Group, 2011.

Richard Hadfield, “ISO 50001:2011 Introduction to Energy Management Systems,” Progressive Certification Ltd., 2015.

Lucky G. Adhipurna, Yorga R. Effendi, and Refli Mondri, “Comprehensive Energy Efficiency Audit Report. PT Hero Supermarket Tbk. Giant Ekspres Bojongsari,” PT Schneider Electric Indonesia, Jl. Cinangka Raya, Bojongsari RT 01/ 04, Depok, Jawa Barat, Comprehensive Energy Efficiency Audit Report, Mar. 2015.

Lucky G. Adhipurna, Yorga R. Effendi, and Refli Mondri, “Comprehensive Energy Efficiency Audit Report. PT Hero Supermarket Tbk. Giant Ekstra Alam Sutera,” PT Schneider Electric Indonesia, Jl. Jalur Sutera No. 32 A, Tangerang Selatan, Banten, Comprehensive Energy Efficiency Audit Report, Feb. 2015.

Lucky G. Adhipurna, Yorga R. Effendi, and Refli Mondri, “Walkthrough Energy Efficiency Audit Report. PT Hero Supermarket Tbk. Graha Hero / Hero Head Office,” PT Schneider Electric Indonesia, CBD Bintaro Jaya Sektor 7 Blok B7/7, Tangerang, Banten, Walkthrough Energy Efficiency Audit Report, Apr. 2015.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.