TANAH HUTAN KOTA YANG MENJADI WISATA KULINER DI BEKASI

Main Article Content

Claudia Eleonora Marshinta
Meta Indah Budhianti

Abstract

Ruang Terbuka Hijau, Hutan Kota yang seharusnya 90%-100%  merupakan pepohonan dan ruang hijau. Tetapi dibekasi tanah hutan kota dibangun wisata kuliner. Pokok permasalahan yang penulis bahas adalah Apakah Wisata Kuliner yang di bangun di Tanah Hutan Kota di Bekasi sudah sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Bekasi dan Bagaimanakah upaya hukum yang dapat dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kota Bekasi dalam memenuhi proposi Ruang Terbuka Hijau yang ditetapkan oleh Peraturan perundang-undangan. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif, penelitian bersifat deskriptif, sumber data menggunakan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder,pengumpulan data dengan wawancara dan studi kepustakaan, analisis data menggunakan metode kualitatif, serta penarikan kesimpulan menggunakan logika deduktif. Berdasarkan hasil penelitian, wisata kuliner boleh di bangun dengan syarat memiliki izin dari pemerintah daerah kota Bekasi. Hal ini dinyatakan dalam peraturan daerah kota Bekasi nomor 5 tahun 2016. Ruang terbuka hijau di Dalam pemenuhan proposi bekasi pemerintah kota telah memasukan tata ruang kedalam peraturan daerah dan mencoba untuk menjadikan lahan kosong dan terlantar menjadi zona Hijau. Saran yang diberikan adalah agar Pemerintah lebih dapat melakukan pengawasan terhadap pedagang pedangang yang berjualan di hutan kota, serta lebih bersikap tegas dalam pemenuhan proposi ruang terbuka Hijau di Bekasi.

Dimensions

Downloads

Download data is not yet available.

Plum Analytics

Article Details

Section
Articles

References

BUKU

A.M. Yunus Wahid, Pengantar Hukum Tata Ruang. Jakarta: Kencana. 2014.

Boedi, Harsono. Hukum Agraria Indonesia Sejarah Pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, Isi dan Pelaksanaannya, Jakarta: Penerbit Universitas Trisakti. 2018.

Dian Ekawaty Ismail, Hukum Tata Ruang Rekonstruksi Menuju Pemukiman Indonesia Bebas Kumuh. Yogyakarta: UIIPress. 2019.

H.Hasni dan Gunawan Djayaputra. Hukum Penataan Ruang dan Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jakarta: Kencana. 2020.

H.M. Arba, Hukum Tata Ruang dan Tata Guna Tanah Prinsip-Prinsip Hukum Perencanaan Penataan Ruang dan Penatagunaan Tanah. Jakarta: Sinar Grafika. 2018.

Imam Koeswahyono, Hukum Penatagunaan Tanah dan Penataan Ruang di Indonesia Problematika Antara Teks dan Konteks, Malang: UB Press.2012.

Nirwono Joga dan Iwan Ismaun. RTH 30% Resolusi Kota Hijau. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. 2011.

Sihombing, Irene Eka, Segi-Segi Hukum Tanah Nasional Dalam Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan, Jakarta: Penerbit Universitas Trisakti. 2017.

Soerjono Soekanto. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: Universitas Indonesia Press. 2015.

Soerjono Soekanto dan Sri Mahmudji. Penelitian Hukum Normatif, Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Raja Grafindo Persada. 2003.

PERATURAN PERUNDANG UNDANGAN

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok -Pokok Agraria

Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang

Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 Tentang PenyelenggaraanPenataan Ruang;

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 5/PRT/M/2008 Tentang Pedoman Penyediaan Dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau Di Kawasan Perkotaan;

Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 13 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bekasi Tahun 2011-2031

Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 5 Tahun 2016 Tentang Rencana Detail Tata Ruang Kota Bekasi Tahun 2015-2035

Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 19 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Taman

JURNAL

Bayu Prasetyo Pambudi dan Mangapul Parlindungan Tambunan. “Evaluasi Kesesuaian Lahan Ruang Terbuka Hijau terhadap RTRW Kota Bekasi”, Media Komunikasi Geografi, Vol.22 No.2,2021.

Cut Hashfi Fadhila, Kukuh Murtilaksono, Khursatul Munibah. “Arahan Pemenuhan Ruang Terbuka Hijau Kota Banda Aceh”, Tata Loka, Vol.21 No.1,2019.

Darmawan L Cahya, Laili Fuji Widyawati, Fazhar Wirakha Ayodhia. Evaluasi Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau di Kota Bekasi.Jakarta: Universitas Esa Unggul, Vol.7, 2016.

Hendriani A. Ruang Terbuka Hijau Sebagai Infrastruktur Hijau Kota Pada Ruang Publik Kota (Studi Kasus: Alun-Alun Wonosobo). Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNSIQ, Vol. 3 No.2, 2016.

Reza Dwi Cahyo, Martien Herna Susanti, Sunarto. Peran Pemerintah Daerah Kota Bekasi Dalam Mewujudkan Penataan Ruang Terbuka Hijau, Semarang: Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang, Vol.1 No.2, 2017.

Sidauruk, Tumiar. “Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau di Perkotaan”, Jurnal Geografi, Vol.4 No.2, 2012.

ON-LINE DARI INTERNET

BPS Kota Bekasi. Kota Bekasi Dalam Angka Bekasi Municipality in Figures 2021. (Bekasi: BPS Kota Bekasi, 2021) dapa tdi unduh https://bekasikota.bps.go.id/publication/2021/02/26/d93e792ac92f8b00b513ea2b/kota-bekasi-dalam-angka-2021.html (diakses pada 10 Desember)

Dinny Mutiah, “Jajal Wisata Kuliner di Hutan Kota Bekasi, yuk!” https://www.liputan6.com/lifestyle/read/3876248/jajal-wisata-kuliner- di-hutan-kota-bekasi-yuk (diakses pada 11 Desember 2021)

Pemerintah Kota Bekasi, “Kondisi Geografis Wilayah Kota Bekasi”, https://www.bekasikota.go.id/pages/kondisi-geografis-wilayah-kota-bekasi (diakses pada 10 Desember 2021)

Rotasi.co.id, “Alih Fungsi RTH Hutan Kota Jadi Wisata Kuliner Menuai Kontroversi”https://rotasi.co.id/2020/10/20/alih-fungsi-rth-hutan-kota-jadi-wisata-kuliner-menuai-kontroversi/ (diakses pada 11 Desember 2021)

Swaonline, “Menikmati Hutan Kota bekasi Sembari Wisata Kuliner”https://kumparan.com/swaonline/menikmati-hutan-kota-bekasi- sembari-wisata-kuliner-1547987806472039004/full (diakses pada 11 Desember 2021)

Yudh, ”Hutan Kota Jadi Wiskul, Aktivis Lingkungan Hidup Geruduk KantorPepen” https://m.radarnonstop.co/read/23308/Hutan-Kota- Jadi-Wiskul-Aktivis-Lingkungan-Hidup-Geruduk-Kantor-Pepen (diakses pada 9 Oktober 2021)