TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENYERTAAN DALAM TINDAK PIDANA PASAL 279 AYAT (2) KUHP

Main Article Content

Irena Aprilia Putri Basko
Dian Adriawan Dg. Tawang

Abstract

Perkawinan pada dasarnya ialah salah satu tujuan yang dilakukan oleh tiap insan manusia untuk mendapatkan banyak tujuan lainnya namun dalam suatu perkawinan seringkali timbul suatu perbuatan pidana yang diatur dalam KUHP. Salah satunya ialah Pasal 279 Ayat (2) diatur tentang kejahatan terhadap asal-usul dan perkawinan. Kasus Nomor 260/Pid.B/2020/PN Kdi mengandung perbuatan pidana yaitu melakukan perkawinan tanpa izin dan menyembunyikan pada pihak lain. Hal ini lah yang memicu di ciptakannya karya tulis ilmiah ini dengan menggunakan metode penelitian yang berisi tentang objek penelitian berupa tindak pidana kejahatan pada asal-usul perkawinan, kemudian tipe yang di pergunakan adalah tipe hukum  normatif, dengan sifat penelitian yaitu deskriptif analitis, dengan  data berjenis data sekunder yang didapat dengan cara library research, dan analisis data dengan metode analisis data kulitatif. Kesimpulan yang dapat ditarik dari metode penelitian ini adalah bahwa perbuatan pidana yang dilakukan terdakwa diputus dengan kurang tepat dan terhadap perbuatan terdakwa tersebut terdapat unsur Penyertaan dengan teori adanya pihak yang turut serta melakukan perbuatan.

Dimensions

Downloads

Download data is not yet available.

Plum Analytics

Article Details

Section
Articles

References

BUKU

Afwan Zainuddin dan Zainuddin, Kepastian Hukum Perkawinan Siri dan Permasalahannya Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, Deepublish, Yogyakarta. Juli 2017.

Anwar Rachman, Prawita Thalib dan Saepudin Muhtar, Hukum Perkawinan Indonesia Dalan Perspektif Hukum Perdata, Hukum Islam, Dan Hukum Administrasi, Prenadamedia Group, Jakarta, 2020.

E.Y. Kanter dan S.R. Sianturi, Asas-Asas Hukum Pidana Di Indonesia Dan Penerapannya, Penerbit Storia Grafika, Jakarta, 2018.

Hukumonline.com, Tanya Jawab Hukum Perkawinan dan Perceraian, Penernit Kataelha, Jakarta, 2010.

Moeljatno, Asas-Asas Hukum Pidana, Penerbit Rineka Cipta, Jakarta, 2018.

Satochid Kartanegara, Hukum Pidana: Kumpulan Kuliah (Bagian Satu), Balai Lektur Mahasiswa, Tanpa Tahun.

________________, Hukum Pidana: Kumpulan Kuliah (Bagian Dua), Balai Lektur Mahasiswa, Tanpa Tahun.

Soerjono Soekanto, Pengantar Penelitian Hukum, Penerbit Universitas Indonesia, Jakarta, 2019.

NASKAH ILMIAH

Qamar, Nurul, Muhammad Syarif, Dachran S. Busthami, M. Kamal Hidjaz, Aan Aswari, Hardianto Djanggih, dan Farah Syah Rezah. Metode Penelitian Hukum (Legal Research Methods). CV. Social Politic Genius (SIGn), 2017. (Tersedia di https://books.google.co.id/books?id=hfacDwAAQBAJ&printsec=frontcover&hl=id#v=onepage&q&f=false diakses pada 17 September 2021)

Rochy & Bayu Lesmana “Pemidanaan Terhadap Pelaku Perkawinan di Bawah Tangan Tanpa Izin Istri Pertama”, Jurnal Yudisial Vol. 6 No. 3 Desember 2013: 250 – 266. (Tersedia di https://jurnal.komisiyudisial.go.id/index.php/jy/article/view/101 diakses pada 13 Oktober 2021)

PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Undang – Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.