TINDAK PIDANA PENCURIAN BERDASARKAN PASAL 363 AYAT 1 KE-4 (Putusan Nomor: 50/Pid.B/2020/Pn.JktTim)

Main Article Content

Muhammad Daffa Rianto
Fachri Bey

Abstract

Hasil Penelitian Tindak Pidana Pencurian Berdasarkan Pasal 363 Ayat 1 Ke-4 (Putusan Nomor: 50/Pid.B/2020/Pn.JktTim). Perbuatan ini kurang mencerminkan perbuatan yang sesuai dengan Pasal 363 ayat (1) ke-5 KUHP. Penegak hukum tidak melihat kronologi saat perbuatan pidana tersebut dilaksanakan, dimana pelaku melakukannya bersama temannya dan bukan dengan menggunakan kunci palsu yang dijelaskan berdasarkan Pasal 100 KUHP. Karena melakukan pencurian bersama temannya yang berarti masuk ke dalam delik kualifikasi penyertaan yaitu pencurian yang dilakukan oleh 2 orang atau lebih (Putusan Nomor: 50/Pid.B/2020/Pn.JktTim). Metode penelitian yang dipakai untuk Membuat karya ilmiah ini adalah tipe penelitian normatif, sifat penelitian deskriptif, teknik pengumpulan data dengan studi kepustakaan, analisis data memakai cara kualitatif sehingga penulis dapat mensimpulkan bahwa. Hakim memberi terdakwa adalah Pasal 363 ayat (1) ke-5 tidak sesuai karena, apa yang terjadi Terdakwa tidak mencakup unsur pada Pasal 363 ayat (1) ke-5 tersebut, dimana hakim harus melihat unsur penyertaan yang diterangkan dalam Pasal 363 ayat (1) ke-4 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-2.

Dimensions

Downloads

Download data is not yet available.

Plum Analytics

Article Details

Section
Articles

References

BUKU

Buku Pedoman Penulisan Skripsi Fakultas Hukum Universitas Trisakti,

Jakarta: Fakultas Hukum Universitas Trisakti, 2015.

Ronny Hanitijo Soemitro. Metodologi Penelitian Hukum. Jakarta: Ghalia. 2008.

Soerjono Soekanto. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: Universitas

Indonesia,2018.

PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

Undang-Undang 1945.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946.

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

ON-LINE DARI INTERNET

https://business-law.binus.ac.id/2016/11/30/eksaminasi-dakwaan-tafsir-terhadap-pasal-363-kuhp-2