AHLI WARIS SAUDARA DAN ANAK KANDUNG MENURUT HUKUM WARIS ISLAM

Main Article Content

Nanda Septianingtyas
Khairani Bakri

Abstract

Hukum waris Islam bersumber pada Al-Qur’an, Hadis, dan Ijtihad. Berdasarkan asas ijbari, ahli waris menurut waris Islam adalah anak, orang tua, janda atau duda, dan saudara. Rumusan masalah 1) Bagaimanakah pewarisan saudara mewaris bersama anak kandung menurut Hukum Waris Islam? 2) Bagaimanakah kesesuaian penetapan Pengadilan Agama Majalengka Nomor 0457/Pdt.P/2020/PA.Mjl mengenai penetapan ahli waris almh. Cuminah dengan Hukum Waris Islam?. Tipe penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian normatif. Sifat penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Data yang digunakan adalah sekunder dengan bahan hukum primer dan sekunder. Data dianalisis secara kualitatif, dan menarik kesimpulan adalah secara deduktif. Kesimpulan: saudara tidak mungkin mendapatkan waris jika pewaris masih memiliki anak kandung dan Penetapan Hakim tidak sesuai dengan Al-Qur’an Surah An-Nisa ayat (176) jo Pasal 174 dan 182  KHI.

Dimensions

Downloads

Download data is not yet available.

Plum Analytics

Article Details

Section
Articles

References

BUKU

Ahmad Badawi, Warisan Menurut Hukum Islam & Adat Jawa: Studi Kasus di Kecamatan Medan Sunggal, Yogyakarta: Deeublish, 2019.

Amin Husein Nasution. Hukum Kewarisan Suatu Analisis Komparatif Pemikiran Mujtahid Dan Kompilasi Hukum Islam, Jakarta: Rajawali Pers, 2012.

Eman Suparman. Hukum Waris Indonesia Dalam Perspektif Islam, Adat, dan BW, Edisi Revisi, Bandung: PT Refika Aditama, 2018.

Habiburrahman. Rekonstruksi Hukum Kewarisan Islam Di Indonesia, Jakarta: Kencana 2011.

Hasanudin, Fiqh Mawaris Problematika dan Solusi, Jakarta: Prenadamedia Grup, 2020.

Mardani. Hukum Kewarisan Islam di Indonesia, cetakan ketiga, Depok: Rajawali Pers, 2017.

Moh. Muhibbin dan Abdul Wahid. Hukum Kewarisan Islam Sebagai Pembaruan Hukum Positif Indonesia, Jakarta: Sinar Grafika, 2017.

Muhammad Abduh Yazied dan Hendra Hudaya. Fiqh Waris Mudah & Praktis, Jakarta: Gema Insani, 2018.

Muhammad Sanusi. Panduan Lengkap Dan Mudah Membagi Harta Warisan, Yogyakarta: Diva Press, 2012.

Sayuti Thalib. Hukum Kewarisan Islam Indonesia, Jakarta: Sinar Grafika, 2016.

Soerjono Soekanto. Pengantar Penelitian Hukum, cetakan ketigas, Jakarta: UI-Press, 2019.

Suhardi K Lubis. dan Komis Simanjuntak, Hukum Waris Islam, edisi kedua, Medan: Sinar Grafika, 2007.

Sukris Sarmadi. Hukum Waris Islam Di Indonesia Edisi Revisi (Perbandingan Kompilasi Hukum Islam dan Fiqh Sunni), Yogyakarta: Aswaja Presindo, 2019.

Suryati. Hukum Waris Islam, Yogyakarta: Penerbit Andi, 2017.

JURNAL

Endang Sriani. “Fiqih Mawaris Kontemporer: Pembagian Waris Berkeadilan Gender”. Journal of Sharia Economic Law, Vol. 1 No. 2 (September 2018)

Junandi, “Reposisi Kedudukan Saudara Dalam Hukum Waris Islam”. Jurnal Ilmu Syari'ah dan Perbankan Islam, Vol. 2 No. 1 (Juni 2017).

Maryati Bachtia. “Hukum Waris Islam Dipandang Dari Perspektif Hukum Berkeadilan Gender”. Jurnal Ilmu Hukum, Vol 3 No. 1, h. 36.

PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

Kompilasi Hukum Islam, cetakan kesepuluh, Bandung: Citra Umbara, 2018.

INFORMASI ON-LINE

Hani Nur Azizah dan Heru Susetyo, “Mewaris Bersama Seorang Anak Perempuan, Adakah Bagian Saudara Kandung?”. (On-line), tersedia di: https://m.hukumonline.com/klinik/detail/ulasan/lt5e79d14ac4205/mewaris-bersama-seorang-anak-perempuan--adakah-bagian-saudara-kandung/

Heru Susetyo. “Latar Belakang Kompilasi Hukum Islam”. (On-line), tersedia di: https://www.hukumonline.com/klinik/detail/ulasan/lt6124e4100b854/latar-belakang-pembentukan-kompilasi-hukum-Islam/