PERLINDUNGAN DUTA BESAR ITALIA OLEH REPUBLIK DEMOKRATIK KONGO DITINJAU DARI HUKUM DIPLOMATIK

Main Article Content

Angela Farrah Azizah
Maya Indrasti Notoprayitno

Abstract

Duta besar merupakan kepala perwakilan diplomatik yang dilindungi secara internasional. Untuk memperlancar misi yang akan ia jalani, maka perwakilan diplomatik tersebut diberi hak kekebalan dan hak keistimewaan. Penembakan terhadap duta besar Italia yang terjadi di Republik Demokratik kongo tahun 2021 merupakan kasus yang menjadikan permasalahan bagaimana upaya negara penerima dalam melindungi pejabat diplomatik, serta upaya negara pengirim dalam meminta pertanggungjawaban kasus tersebut. Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif yang dikumpulkan berdasarkan studi kepustakaan dianalisis secara kualitatif dengan metode deduktif dan dengan pengumpulan data sekunder. Dari hasil analisis, berdasarkan Konvensi Wina 1961 dan Draf Pertanggungjawaban Negara ILC 2001, RDK dianggap telah gagal dalam menjalankan kewajibannya melindungi serta menjamin keamanan terhadap keselamatan duta besar Italia. Seharusnya RDK dapat melakukan tindakan lebih daripada hanya melakukan pertanggungjawaban secara satisfaction. Oleh karena itu, didapat kesimpulan bahwa Italia berhak meminta pertanggungjawaban secara internasional atas kelalaian RDK melindungi pejabat diplomatik.

Dimensions

Downloads

Download data is not yet available.

Plum Analytics

Article Details

Section
Articles

References

BUKU

Umar Suryadi Bakry. Dasar-dasar Hubungan Internasional. Depok: Kencana, 2017.

Soerjono Soekanto, Pengantar Penelitian Hukum, Jakarta: UI Press, 2010.

_______, Pengantar Penelitian Hukum, Jakarta: Universitas Indonesia, 2012.

Elizabeth A., Martin ed., A Dictionary of Law, Oxford University Press, New York, 2002.

PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

Vienna Convention on Diplomatic Relations and Optional Protocols (1961).

Convention on the Prevention and Punishment of Crimes against Internationally Protected Persons, including Diplomatic Agents (1973).

ON-LINE DARI INTERNET

Aditya Jaya Iswara. “Dubes Italia Tewas Ditembak di RD Kongo”. (On-line), tersedia di: https://www.kompas.com/ global/read/2021/ 02/22/193620370/dubes-italia-tewas-ditembak-di-rd-kongo?page=all (16 September 2021).

Deutsche Welle, “Italian Ambassador to DR Congo Dies in Attack on UN Convoy”. (On-line), tersedia di: https://www.dw.com/en/italian-ambassador-to-dr-congo-dies-in-attack-on-un-convoy/a-56649484 (28 Desember 2021).

Pusat Informasi Strategi Pertahanan. “Pemberontak FDLR di Kongo Melakukan Serangan dan Menewaskan Dubes Italia”. (On-line), tersedia di: https://www.kemhan.go.id/bainstrahan/wp-content/uploads/2021/03/INFOSTRAT-JUMAT-26-02-2021-.pdf (6 September 2021).

JURNAL ON-LINE

Gabriela M. Karauwan, “Kajian Hukum Terhadap Penyalahgunaan Hak Imunitas Seorang Diplomat Menurut Konvensi Wina 1961”. Lex Privatium, Vol. 5, (On-line), tersedia di: https://ejournal.unsrat. ac.id/index.php/lexprivatum/article/view/17032/16569.