PERBANDINGAN PENGATURAN BANK TANAH DI NEGARA INDONESIA DAN BELANDA

Main Article Content

Roma Tua Situngkir
Sri Untari Indah Artati

Abstract

Berdasarkan pasal 1 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 64 Tahun 2021 menyatakan bahwa Bank Tanah adalah badan khusus (sui generis) yang yang dibentuk oleh pemerintah pusat yang diberi wewenang tertentu buat mengatur tanah. Bagi lembaga publik Belanda Dienst Landdelijk Gebied (DLG), Bank Tanah merupakan Akuisisi struktural dan pengelolaan sementara tanah di daerah pedesaan oleh lembaga negara yang tidak memihak dengan tujuan untuk mendistribusikan kembali dan/atau menyewakan tanah ini dengan maksud untuk memperbaiki struktur pertanian dan/atau mengalokasikan kembali tanah untuk tujuan lain dengan kepentingan umum. Permasalahannya adalah Bagaimana persamaan dan Perbedaan pengaturan  Bank Tanah di Negara Indonesia dan Belanda serta  Apakah Faktor-Faktor Penyebab persamaan dan perbedaan pengaturan Bank tanah di Negara Indonesia dan Belanda? Jenis riset Normatif, karakter riset Deskriptif, memakai informasi inferior pengurusan informasi dengan cara kualitatif serta kesimpulan memakai ilmu mantik deduktif. Kesimpulan dalam riset ini, 1) Persamaan dan perbedaan Bank Tanah di Indonesia dan Belanda serta-faktor dari persamaan yaitu sistem hukum dan kebutuhan serta faktor perbedaan yaitu konsep yang dianut oleh negara Indonesia dan Belanda.

Dimensions

Downloads

Download data is not yet available.

Plum Analytics

Article Details

Section
Articles

References

BUKU

Arba H.M Pengadaan tanah untuk kepentingan umum. Jakarta: Sinar Gratika, 2019

Andrian Sutedi, Implementasi Prinsip Kepentingan Umum Dala Pengadaan Tanah Untuk Pembagunan, Cetakan kedua, Sinar Grafika, Jakarta, 2008

Hutagalung Arie Sukanti, Et.Al, Hukum Pertanahan di Belanda dan Indonesia, Denpasar: Pustaka Larasan, 2012

Boedi, Harsono Hukum Agraria Indonesia (Sejarah Pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, Isi dan Pelaksanaannya). Jakarta: Universitas Trisakti, 2003

Limbong, Bernhard. Bank Tanah. Jakarta: Margaretha Pustaka, 2013.

Peter De Cruz, Perbandingan Sistem Hukum, Bandung: Nusa Media, 2016.

Pedoman Penelitian Skripsi Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Jakarta: Universitas Trisakti, 2014

Sihombing, Irene Eka, Segi-segi hukum tanah nasional dalam pengadaan tanah untuk pembangunan, Jakarta: Universitas Trisakti, 2009

Soekanto,Soerjono, Pengantar Penelitian Hukum,Jakarta: Universitas Indonesia, 2015

Widjaja, Kartini Muljadi Gunawan. Hak-hak atas tanah. Jakarta: Kencana, 2004

PERATURAN PERUNDANG – UNDANGAN

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Konstitusi Kerajaan Belanda (GrondwetvoorhetKoninkrijk derNederlanden),1815

Undang-Undang No. 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2012 Tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum.

Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja

Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum.

Peraturan Pemerintah Nomor 64 Tahun 2021 Tentang Badan Bank Tanah

Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum yang telah beberapa kali diubah, terakhir diubah dengan Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2012

Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2012 tentang penyelenggaraan PengadaanTanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum yang telah beberapa kali diubah, terakhir diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 30 Tahun 2015

Land Consolidation Act, 1954 (Undang-Undang Konsolidasi Tanah)

The Rural Area Development Act, 1985 (Undang-Undang Pembangunan Daerah Pendesaan)

Act On Spatial Structuring oh The Rural Areas, 2005 (Undang-Undang Penataan Ruang Daerah Pendesaan )

JURNAL

IUS Vol. 3 Nomor 9, penerapan prinsip keadilan dalampembebasan Tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum, 2015.

Damen,Jack. Land Banking in the Netherlands in the Context ofLand Consolidation, 2017

Noor, Raffli. “Manajemen Bank Tanah”. Jurnal Direktorat dan TataRuang BAPPENAS, Vol. I, (Maret 2014): 19.

Van Dijik, Rozemarijn Van den Berg, Elena Lianes Revilla, Martjin Meniken, and IIse Verbeck, land principle, a reconnaissance of conditions and praticalcostrain for application of the land banking principle in theNetherlands, Wageningen Universi, 2005

Zahra,, Fatimah Al (2017) Konstruksi Hukum Pengaturan Bank Tanah Untuk Mewujudkan Pengelolaan Aset Tanah Negara Yang Berkeadilan di Indonesia. Magister thesis, Universitas Brawijaya

Ganindha, Ranitya. (2016). Urgensi Pembentukan Kelembagaan Bank Tanah Sebagai Alternatif Penyediaan Tanah Bagi Masyarakat Untuk Kepentingan Umum. Jurnal Arena Hukum. Vol. 09 No. 3 Desember Milicevic, Dragana. (2014). Review of Existing Land Funds in EuropeCountries, Journal of Geonauka, Vol. 2 No. 1 Maret, hlm. 31-42.

Schwarz, Laura. (2009). The Neighborhood Stabilization Program: Land Banking and Rental Housing as Opportunities for Innovation. Journal of Affordable Housing & Community Development Law (Economic Crisis), Vol. 19No.1 Fall, PP. 51-70.

Tappendorf, Julie A. & Denzin, Brent O. (2011).Turning Vacant Properties into Community Assets Through Land Banking. Journal of The Urban Lawyer, Vol. 43 No. 3 Summer, pp. 801-812.

WEBSITE

Berita Resmi Statistik hasil sensus penduduk 2020 (On-line), tersedia di: https://www.bps.go.id/pressrelease/2021/01/21/1854/hasil-sensus-penduduk-2020.html#:~:text=Hasil%20Sensus%20Penduduk%20(SP2020)%20pada,sebanyak%20141%20jiwa%20per%20km2. (20 Agustus 2021)

Mengenai Bank Tanah/Land Banking sebagai Alternatif Manajemen Pertanahan(On-line) Tersedia di https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/8538/MENGENAL-BANK-TANAHLAND-BANKING-SEBAGAI-ALTERNATIF-MANAJEMEN-PERTANAHAN.html (26 November 2021)

Jack Damen, Land Banking in the Netherlands in the Context of Land Consolidation (On-line) tersedia di: http://www.fao.org/fileadmin/user_upload/Europe/documents/Events_2004/Land2004/Netherlands_paper.pdf, (20 November 2021)

Legal System of Civil Law in the Netherlands acquisition of property rights (On-line) tersedia di: http://www.dutchcivillaw.com/content/legalsystem044.htm (23November 2021)

Most read articles by the same author(s)