TANGGUNG JAWAB PT.MAYASARI BAKTI TERHADAP PIHAK KETIGA MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN

Main Article Content

Jonathan Mangantar Octaviano Putra
Siti Nurbaiti

Abstract

Semakin meningkatnya jumlah transportasi semakin banyak juga tingkat kecelakaan. Khususnya pengangkutan di jalan, penyebab kecelakaan tidak hanya disebabkan karena kesalahan teknis pengangkutan atau bencana alam tetapi dapat pula disebabkan oleh kelalaian, seperti halnya kasus PT Mayasari Bakti dengan Pihak ketiga. Bagaimana tanggung jawab PT Mayasari Bakti kepada pihak ketiga dan bagaimana penyelesaian ganti kerugian oleh PT Mayasari Bakti kepada pihak ketiga berdasarkan Undang Undang No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan merupakan pokok permasalahan yang diteliti. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptis ,penelitian dengan menggunakan data sekunder yang didukung oleh data primer. Data yang didapat dianalisis secara kualitatif dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan logika deduktif. Hasil penelitian menggambarkan PT Mayasari Bakti tidak bertanggung jawab sepenuhnya berdasarkan Pasal 194 UULAJ terhadap pihak ketiga dan tidak memberikan ganti kerugian seperti yang sudah diamanatkan dalam Undang undang lalu lintas dan angkutan jalan.
Dimensions

Downloads

Download data is not yet available.

Plum Analytics

Article Details

Section
Articles
Author Biographies

Jonathan Mangantar Octaviano Putra

Mahasiswa Program S1 Fakultas Hukum Universitas Trisakti

Siti Nurbaiti

Dosen Fakultas Hukum Trisakti

References

BUKU

Abdul Kadir Muhamad, Hukum Pengangkutan Darat, Laut dan Udara, Bandung: PT Citra Aditya Bakti, 1998.

_______, Hukum Pengangkutan Niaga, Cet III, Bandung: PT Citra Aditya Bakti, 2013

Andi Hamzah, Kamus Hukum, Jakarta: Balai Aksara, 1998

Arif Wicaksana, et. Al. Hukum Dagang Jakarta: Fakultas Hukum Universitas Trisakti, 2010

Asikin,H Zainal Hukum Dagang, Jakarta: Rajawali Pers, 2016.

Elfrida Gultom, Hukum Pengangkutan Darat, Jakarta: Literata Lintas Media, 2009

M.A. Moegni Djojodirdjo, Perbuatan Melawan Hukum, Jakarta: Pradnya Paramitha, 2010

Marheinis Abdulhay, Hukum Perdata, Jakarta: Pembinaan UPN, 2006

Muhammad Abdulkadir, Hukum dan Penelitian Hukum, Bandung: PT. Citra Aditya Bakti, 2004.

Munir Fuady, Perbandingan Hukum Perdata, Bandung: Citra Aditya Bakti, 2005

Peter Mahmud Marzuki, Penelitian Hukum, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2009.

Riyanti Adi, Metodologi Penelitian Sosial dan Hukum, Jakarta: Granit, 2004.

Siti Nurbaiti, Hukum Pengangkutan darat, Jalan dan Kereta Api, Jakarta, Universitas Trisakti, 2009.

Soekanto Soerjono, Pengantar Penelitian Hukum, Jakarta: UI Press, 1986.

Soemitro, Ronny Hanityo, Metodologi Penelitian Hukum Normatif, Jakarta: Ghalia Indonesia, 1988.

Sutio Usman Adji, et al. Hukum Pengangkutan di Indonesia, Jakarta: PT Rineka Cipta, 1991.

Wirjono Prodjodikoro, Perbuatan Melawan Hukum, Bandung: Mandar Maju, 2000.

PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata)

Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Peraturan Menteri Nomor 111 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penetapan Batas Kecepatan

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>