KEDUDUKAN LAKI – LAKI MINANG TERHADAP PENGUASAN HARTA PUSAKA TINGGI MENURUT HUKUM WARIS ADAT MINANGKABAU.(STUDI KASUS NOMOR: 18/PDT.G/2015/PN PDG)

Main Article Content

Danial Abdillah Lazuardi
Endang Pandamdari

Abstract

Harta pusaka tinggi adalah harta yang diperoleh dari hasil kerjasama, gatong royong antara mamak dan kemenakan, dalam suatu suku atau kaum pada masa lalu, yang diperuntukkan manfaatnya bagi saudara dan kemenakan perempuan, menurut suku atau kaum dari garis ibu sesuai konsep matrilineal. Adapun pokok permasalahan (1) Bagaimana status harta pusaka tinggi dalam hukum waris adat Minangkabau? (2) Bagaimana kedudukan anak laki-laki Minang dari suku Koto terhadap harta pusaka tinggi menurut hukum waris adat Minangkabau?. Metode penelitian di dilakukan secara yuridis-normatif, serta menggunakan data sekunder dan dianalisis data secara kualitatif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa harta pusaka tinggi tersebut ialah harta yang diterima secara turun menurun kurang lebih empat generasi. Sehingga, status harta pusaka tinggi dalam hukum waris adat Minangkabau adalah harta tertinggi. Yang diberikan secara turun, yang tidak dapat dijual, namun dapat digadai dengan memenuhi salah satu dari tiga persyaratan gadai yang sudah di tentukan oleh hukum waris adat Minangkabau. Kedudukan anak laki – laki suku Koto terhadap harta pusaka tinggi di Minangkabau hanya sebatas mamak waris adat  yang tugasnya mengawasi harta pusaka tinggi, namun bukan menikmati. Sanksi bagi anak laki – laki menikmati dan menggadai harta pusaka tinggi untuk keperluan pribadinya, berupa teguran, atau dikeluarkan dari keluarga, dikucilkan secara adat Minangkabau.
Dimensions

Downloads

Download data is not yet available.

Plum Analytics

Article Details

Section
Articles
Author Biographies

Danial Abdillah Lazuardi

Mahasiswa Program Studi S1 Fakultas Hukum Universitas Trisakti

Endang Pandamdari

Dosen Fakultas Hukum Universitas Trisakti

References

Amir MS.2003. Adat Minangkabau: Pola Tujuan Hidup Orang Minang. (Jakarta: PT. Mutiara Sumber Widya)

Amir Sjarifoedin, Minangkabau Dari Dinasti Iskandar Zulkarnain Sampai Tuanku Imam Bonjol (Jakarta Timur PT Gria Media Prima 2011)

A.A.Navis, Alam Berkembang Jadi Guru Adat Dan Kebudayaan Minangkabau (Jakarta PT Grafiti pers 1984)

Bushar Muhammad, Pokok-pokok Hukum Adat, (Jakarta:pradnya Paramita,2006)

C.Dewi Wulansari, Hukum Adat Indonesia, (Bandung:PT.Refika Adiatama,2012)

Dian Sufiati, Pengantar Hukum Adat Di Indonesia, (Jakarta:Chintya prima,2001)

Dessi, Kedudukan Mamak Kepala Waris Terhadap harta Pusaka Tinggi Kaum Menurut Hukum Waris Adat Minangkabau,Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Depok, 2005.

Eman Suparman, Hukum Waris Indonesia, (Bandung:Refika Aditama,2014)

Helmy Panuh, Peranan Kerapatan Adat Nagari, (Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2012).

Hilman Hadikusuma, Hukum Waris Adat, PT. Citra Aditya Bakti, 1999.

_________,Hukum Adat Indonesia,(Bandung:PT.Citra Aditya Bakti,2003).

_________, Hukum Waris Indonesia menurut Perundangan Hukum Adat, Hukum Agama Hindhu-Islam.

Hamka, PT.Pusaka Panjimas, Islam Dan Adat Minangkabau.

Ibrahim Dt.Sanggoeno Diradjo, Tambo Alam Minangkabau ( Sumatera Barat Krisatal Media 2009).

Idhul Hakimy, DT. Rajo Penghulu, pokok-pokok pengetahuan Adat

Ning Adiasih, Diktat Hukum Adat, (Jakarta:Universitas Trisakti).

Soerjono Soekanto, Hukum Adat Indonesia, (Rajawali Pers: Jakarta, 1990).

____________, Penelitian Hukum Normatif Suatu Tinjauan Singkat (Jakarta PT Raja Grafindo Persada 2003).

Simposium dan pelatihan hukum pidana ke-V, Revitalisasi Hukum Pidana Adat Dan Kriminologi Kontemporer, Tanggal 1-6 April 2018.

Zainuddin Ali, Pelaksanaan Hukum Waris Di Indonesia, (Jakarta: Sinar Grafika, 2010).

Kitab Undang – undang hukum perdata.

Kompilasi Hukum Islam.

Minangkabau(on-line), https://id.wikipedia.org/wiki/Orang_Minangkabau (13 Mei 2018).

Adat Minangkabau(online),https://id.wikipedia.org/wiki/Adat_Minangkabau (7 September 2017).

Harta pusaka tinggi(online),http://mafahimazhari.blogspot.co.id/2008/03/harta-pusakatinggi.html pada tanggal 11 maret 2018.

Sekilas Tentang Hukum Waris Adat(online),https://adityoariwibowo.wordpress.com/2013/03/22/sekilastentang-hukum-waris-adat, Pada Tanggal 22 Maret 2013.

Syamsuhardi Datuk Mojoindo, narasumber yang diwawancarai, 31 Desember 2018, Batusangkar, Minangkabau

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>