ANALISIS PENAMBAHAN LARUTAN BENTONIT DAN GARAM UNTUK MEMPERBAIKI TAHANAN PENTANAHAN ELEKTRODA PLAT BAJA DAN BATANG

Ishak Kasim, David Hana Hertog, Dean Corio

Abstract

Grounding system is required in order to protect a building or electronic equipment from damage caused by exposed lightning strikes. The maximum value of grounding resistance for a building is 5 ohm (PUIL 2000) and 3 ohm  for electronic equipment (PT Telkom, 1994). A good grounding system is achiered by minimizing the value of the grounding resistance and it is done by giving an additives solution to the ground. The additive solution in this research is the mixture of bentonite and salt solution. After the additive solution was given, it shows the grounding resistance decrease to less then 1 ohm.


Sistem pentanahan diperlukan untuk mengamankan suatu gedung atau peralatan elektronik yang ada di dalamnya agar tidak mengalami kerusakan akibat terkena sambaran petir. Nilai tahanan pentanahan maksimum untuk sebuah gedung adalah 5 ohm (PUIL 2000) dan 3 ohm untuk peralatan (PT Telkom, 1994). Perlu dilakukan perencanaan sistem pentanahan yang baik untuk memperkecil nilai tahanan pentanahan yang dapat dilakukan dengan penambahan zat aditif pada tanah. Pada penelitian ini zat aditif berupa larutan garam dan larutan bentonit. Pengukuran yang dilakukan setelah penambahan larutan garam dan bentonit menunjukan penurunan nilai tahanan pentanahan menjadi lebih kecil dari 1 ohm.

Full Text:

PDF

References

Hutauruk, dkk. Sistem Pentanahan, jilid 1. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, 1987.

Hilman G. Ade. “Pengaruh Larutan Garam Terhadap Sistem Pentanahan Menggunakan Elektroda Batang Tembaga dan Plat Baja” Politeknik Negeri Padang. Padang, 2008.

A.S. Pabla. Sistem Distribusi Daya Listrik Jakarta: Erlangga,1994.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.