ANALISIS WAKTU DENGUNG PADA GEDUNG BALAI SARBINI

Sri Kurniasih

Abstract


Semakin berkembangnya dunia hiburan semakin banyaknya pembangunan gedung-gedung yang membutuhkan sistem akustik salah satunya adalah gedung Balai Sarbini yang berfungsi sebagai gedung pertunjukan. Terkadang perancang hanya memfokuskan pada tampilan fasade bangunannya saja tanpa memperhatikan kenyamanan pengguna bangunan baik dari segi kenyamanan termal, kenyamanan visual maupun kenyamanan suara. Hal inilah yang terkadang menimbulkan permasalahan terutama permasalahan akustik baik permasalahan pada penerima suara maupun permasalahan pada rancangan arsitekturnya. Dengan demikian perlu diketahui tingkat nilai waktu dengung yang terjadi pada gedung Balai Sarbini. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk meninjau dan menganalisis sistem akustik baik dari rancangan, penggunaan material maupun perhitungan Reverberation Time (RT) pada bangunan Balai Sarbini yang kemudian disesuaikan dengan tinjauan teori, persyaratan dan standar perhitungan akustik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, berupa uraian yang didapat dari data primer yang ada di lapangan dan teori-teori dasar terkait dari beberapa literatur, yang kemudian melakukan pengukuran dan perhitungan waktu dengung Pertunjukan sebagai objek penelitian dimana hasil pengukuran dan perhitungan tersebut akan disesuaikan dengan standar waktu dengung. Hasil penelitian waktu dengung (RT) kondisi eksisting Gedung Balai Sarbini tanpa bantuan elektro akustik adalah 0,6 detik saat kosong penonton, dan 0,72 detik saat penonton penuh (1000 orang). Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa kalkulasi waktu dengung/Reverberation Time (RT) untuk gedung Concert Hall, maka gedung Balai Sarbini kurang/belum memenuhi ketentuan umum.

 

Kata Kunci: Akustik, gedung balai Sarbini, waktu dengung

 

ABSTRACT

 

The development world of entertainment the more the construction of buildings that require an acoustic system one of which is the Hall Sarbini that serves as a performance building. Sometimes the designer only focuses on building façade façade alone regardless of the comfort of the building user in terms of thermal comfort, visual comfort and sound comfort. This is what sometimes causes problems especially acoustic problems both the problems on the recipients of the sound and the problems in the design of the architecture. Thus it is necessary to know the level of the time value of the buzz that occurred at Balai Sarbini building. The purpose of this research is to review and analyze the acoustic system from design, material use and Reverberation Time (RT) calculation on Balai Sarbini Hall building which is then adjusted to theoretical review, requirement and standard of acoustic calculation. The research method used is descriptive quantitative, in the form of description obtained from the primary data in the field and related basic theories from several literatures, which then perform the measurement and calculation of the time drone Performance as the object of research where the results of measurements and calculations will be adjusted with standard time drone. The result of research of the buzzer (RT) condition of existing Balai Sarbini Hall without the aid of acoustic electro is 0,6 second when empty of audience, and 0,72 second when the audience is full (1000 people). Thus it can be stated that the calculation of Reverberation Time (RT) for the Concert Hall building, the Balai Sarbini building has not fulfilled the general requirement.

 

Keywords: Acoustics, Hall of Sarbini building, performances, buzzing time


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 243| PDF views : 0


DOI: http://dx.doi.org/10.25105/agora.v16i02.3232

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.