USULAN PENJADWALAN PENGGANTIAN DAN PEMERIKSAAN KOMPONEN KRITIS MESIN FEEDER DAN FANBLOWER (STUDI KASUS DI PT. PETNESIA RESINDO)

Ivanasari Latib, Carla Olyvia Doaly

Abstract


Banyak perusahaan yang tidak memperhatikan perawatan mesin. Salah satunya adalah PT. Petnesia Resindo. Perusahaan yang bergerak di bidang plastik ini masih menerapkan cara perawatan secara korektif. Hal ini terbukti menghambat jalannya proses produksi. Maka penelitian ini mencoba menerapkan preventive maintenance terhadap  mesin yang diajukan perusahaan,. Penelitian dimulai dengan penentuan mesin kritis berdasarkan tingkat OEE. Kedua mesin yaitu mesin feeder dan fanblower adalah termasuk mesin kritis. Dengan aturan “80-20” diagram pareto, maka didapatkan komponen kritis yaitu tapper roll bearing, thrust ball bearing,timing belt, dan disc pack. Setelah analisis uji distribusi, maka didapatkan interval penggantian dan pemeriksaan. Interval penggantian tapper roll bearing adalah 1300 jam, untuk komponen thrust ball bearing adalah 1900 jam, untuk komponen timing belt adalah 3220 jam, dan untuk komponen disc pack adalah 2080 jam.Sedangkan untuk interval pemeriksaan komponen tapper roll bearing adalah 1034 jam, untuk komponen thrust ball bearing adalah 1179 jam, untuk komponen timing belt adalah 2545 jam, dan komponen disc pack adalah 1280 jam. Setelah diterapkan preventive maintenance, maka diharapkan adanya penghematan biaya dan perlambatan laju penurunan tingkat reliability. Penghematan biaya komponen tapper roll bearing sebesar 71%, untuk komponen thrust ball bearing adalah  76%, untuk komponen timing belt adalah 61%, dan komponen disc pack sebesar 59%.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

 

 

 

hit
counter View My Stats