KEBIJAKAN EDITORIAL DAN PEDOMAN PENULISAN

KEBIJAKAN EDITORIAL DAN PEDOMAN PENULISAN

Kebijakan Editorial

Jumal Media Riset Bisnis dan Manajemen (MRBM) adalah sebuah publikasi berkala (setahun tiga kali, bulan April, Agustus dan Desember) dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti dengan tujuan utama untuk mempulikasikan artikel ilmiah dalam bidang ekonomi dan bisnis. MRBM merupakan wadah bagi komunitas akademik dalam bidang manajemen dan bisnis untuk melakukan komunikasi ilmiah secara tertulis. Oleh karena itu, artikel yang diajukan untuk dipublikasi hams berkaitan dengan bidang ilmu manajemen dan bisnis.

Secara umum, artikel yang dipublikasi oleh JEB adalah karya tulis ilmiah yang memberi kontribusi bagi pengembangan dan penyebarluasan ilmu pengetahuan, tetapi tidak terbatas pada hal-hal berikut.

  1. Karya tulis yang meringkas dan mensintesis temuan orinsinil berbasis riset yang telah dipublikasi oleh jurnal ilmiah. Karya tulis tersebut diharapkan dapat membantu anggota komunitas akademik dalam bidang manajemen dan bisnis untuk memahami implikasi penting dari temuan riset ilmiah dalam bidang tersebut.
  2. Karya tulis yang merupakan hasil riset dengan menggunakan metode riset terbaru.
  3. Karya tulis yang mendiskusikan isu-isu penting, berguna atau menarik dalam bidang manajemen dan bisnis bagi dosen atau mahasiswa dalam bidang tersebut. Karya tulis semacam itu dapat berupa studi kasus, studi sampel kecil yang membahas aspek-aspek praktis isu-isu manajemen dan bisnis atau fenomena industri, atau diskusi ilmiah tentang kebijakan manajemen dan bisnis.
  4. Tinjauan (review) terhadap artikel atau karya tulis ilmiah lain yang dipublikasi.
  5. Naskah yang lolos pada telaah umum akan direview oleh dua penelaah dari internal dan ekternal secara blind review untuk mendapat komentar dan rekomendasi.
  6. Dewan penyunting akan membuat dan mengkomunikasikan keputusan berkaitan dengan naskah yang ditelaah (terima tanpa revisi, diterima dengan revisi minor, diterima dengan revisi mayor, ditolak karena alasan kualitas tulisan dan ditolak karena alasan etika penulisan karya ilmiah).
  7. Revisi naskah harus dikembalikan kepada dewan penyunting dalam waktu yang telah ditentukan, apabila revisi naskah melebih dari batas waktu yang ditentukan, akan dianggap sebagai kiriman naskah baru.

Pedoman Penulisan Naskah Format

  1. Naskah harus disusun secara padat, diusahakan agar tidak lebih dari 25 halaman (kurang lebih 7.000 kata jenis huruf Times New Roman ukuran 12).
  2. Marjin sekurang-kurangnya satu inchi dari atas, bawah dan samping.
  3. Penulis tidak boleh mengidentifikasi diri secara langsung atau tidak langsung dalam naskah. Penulis tunggal tidak boleh menggunakan kata ganti "kami".
  4. Halaman muka naskah hams memuat judul naskah, nama penulis, nama lembaga tempat penulis berafiliasi, alamat email.
  5. Semua halaman harus bernomor unit.
  6. Angka-angka dari satu sepuluh, kecuali dalam tabel dan daftar dan jika digunakan sebagai satuan atau kuantitas (jarak, berat dan ukuran) hams dieja. Sebagai contoh: tiga hari; 3 kilometer, 30 tahun. Semua angka-angka yang lain dinyatakan secara numeris.
  7. Kata persen dalam teks menggunakan kata persen sedangkan dalam tabel dan gambar digunakan simbol %.
  8. Judul hams disusun sedemikian rupa sehingga judul terletak ditengah, cetak tebal dan huruf besar (kapital). Judul yang menggunakan Bahasa Indonesia tidak melebihi 12 kata dan yang menggunakan Bahasa Inggris tidak melebihi 10 kata.
  9. Abstrak hams dibuat dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, terdiri dari kurang lebih 150 — 200 kata dalam satu alinea, ditulis pada halaman pertama naskah. Abstrak hams secara padat menyatakan tujuan naskah, isuipertanyaan riset, metoda, hasil dan simpulan dan kontribusinya. Untuk kata kunci terdiri dari 3 sampai 5 kata.
  10. Setiap naskah hendaknya lebih mengutamakan sumber pustaka primer dan proporsi untuk terbitan 10 tahun terakhir diusahakan di atas 80%.
  11. . Naskah yang ditulis meliputi komponen:

       a. Pendahuluan

  • Bagian pendahuluan harus dapat menjelaskan rasionalitas dibalik penelitian yang ditulis, sehingga dapat dijustifikasi mengapa tulisan merupakan bagian esensial dari penelitian di bidangnya.
      b. Telaah pustaka
  • Bagian ini berisi telaah atas artikel jurnal, buku dan sumber lain yang terkait dengan topik tulisan. Tulisan di bagian ini harus dapat menegaskan bahwa rumusan persoalan penelitian adalah sesuai dengan konteks penelitian. Apabila diperlukan, hipotesis dirumuskan dan dijelaskan pada akhir bagian
      c. Metoda penelitian
  • Bagian ini secara eksplisit menjelaskan bagaimana penelitian dilakukan. Tulisan diorganisasi dengan efektif agar pembaca dapat memperoleh gambaran yang lengkap dan jelas tentang materi, alat dan tahapan yang dipergunakan dan dilakukan untuk menjawab persoalan penelitian. Diharapkan penulisan dilakukan secara jelas dengan ukuran metode dapat dengan mudah direplikasi.
      d. Hasil penelitian
  • Hasil penelitian menguraikan secara langsung mengenai apa yang diobservasi dan diperoleh pada penelitian. Bagian ini menarasikan hasil penelitian tanpa memberikan interpretasi atau evaluasi.
    
     e. Pembahasan/diskusi hasil penelitian
  • Pembahasan hasil penelitian harus mampu menginterpretasikan makna dari hasil penelitian (baik yang sesuai ekspektasi maupun tidak).

     f. Penutup

  • Bagian penutup menyimpulkan secara singkat hasil dan pembahasan hasil penelitian. Tulisan juga perlu menjelaskan lebih lanjut mengenai implikasi dari hasil-hasil penelitan, beserta keterbatasan dari penelitian yang dibuat (baik skopa maupun kelemahan) dan saran yang sesuai untuk pengembangan penelitian di bidang yang dibahas.

12  Setiap naskah yang akan dikirim ke redaksi hendaknya terbebas dari kesalahan teknis seperti dari salah ketik, salah cara melakukan kutipan, tidak lengkap daftar referensinya.

Tabel dan Gambar

Penulis harus memperhatikan persyaratan umum sebagai berikut.

  1. Setiap tabel dan gambar (grafik) disajikan pada halaman terpisah dari badan tulis (di bagian akhir naskah). Penulis cukup menyebutkan pada bagian dalam naskah, tempat pencantuman tabel atau gambar, misalnya dengan menuliskan (sisipkan tabel X disini).
  2. Rujukan terhadap setiap tabel atau gambar harus dibuat dalam naskah.
  3. Tabel dan gambar harus dapat diinterprestasi tanpa harus dalam naskah.
  4. Setiap tabel atau gambar hams diberi nomor unit, judul yang sesuai dengan isi tabel atau gambar dan sumber kutipan (bila relevan).
  5. Tabel, judul tabel, badan tabel, gambar dan judul gambar ditulis dengan Times New Roman font 10.
  6. Keterangan atas tabel dan atau gambar disertakan di sisi bawah tabel atau sisi kanan gambar dengan font 10.

Contoh Tabel

Tabel 1
Posisi Tabungan di Jawa Tengah

Tahun             Jumlah Tabungan              Pertumbuhan (%)

2009           Rp 45.317 miliar

2010           Rp 55.991 miliar                  23,6%

2011           Rp 68.942 miliar                  23,1%

2012           Rp 83.950 miliar                   21,8%

2013           Rp 95.704 miliar                   14,0%                   

Sumber:  Statistik Ekonomi - Keuangan Daerah, Provinsi Jawa Tengah, Bank Indonesia (2014)

 

Contoh Referensi

American Accounting Association, Committee on Concepts and Standards for     Eiternal Financial Reports. 1977. Statement on Accounting Theory and Theory Acceptance. Sarasota, FL:AAA.

Becker, H., and D. Fritsche. 1987. Business ethics: A cross-cultural comparison of managers' attitudes. Journal of Business Ethics 6: 289-295.

Bowman, R. 1980a. The importance of market-value measurement of debt in assesing leverage. Journal of Accounting Research 18 (Spring): 617-630. 1980b. The debt equivalence of leases: An empirical investigation. The Accounting Review 55 (April): 237-253.

Cohen, C. 1991. Chief of Indians-woman in accountancy. Australian Accountant (Desember): 20-30.

Harry, J., dan N. S. Goldner. 1972. The null relationship between teaching and research. Sociology of Education 45 (1): 47-60.

Jensen, M. C., dan C. W. Smith. 1985. Stockholder, manager, and creditor interests: Applications of agency theory. Dalam Recent Advances in Corporate
Finance. Diedit oleh E. Altman, dan M. Subramanyam. Homewood, IL: Richard D.

Irwin, G., G. Munn, F. L Garcia, dan C. J. Woelfel, eds. 1991. Encyclopedia of
banking and finance. Edisi ke Sembilan, Chicago, IL: St. James Press.
Ohlson, J. A. 1991. Earnings, book values, and dividends in security evaluation. Working paper. Columbia University.

Catatan kaki:

Catatan kaki tidak digunakan untuk dokumentasi. Catatan kaki hanya digunakan untuk memberi penjelasan lebih lanjut terhadap sesuatu hal yang kalau dimasukkan dalam badan tulisan akan mengganggu kontinuitas naskah. Catatan kaki diberi nomor urut dengan angka Arab dengan catatan superscript.