Koperasi Limbah Pertanian: Strategi Pemanfaatan Limbah Yang Lestari Dan Berkelanjutan

Suryadi Pappa

Abstract


Seiring dengan upaya yang dilakukan dalam meningkatkan hasil pertanian dalam negeri, tanpa disadari telah berdampak besar terhadap pencemaran lingkungan. Limbah pertanian menjadi hasil dari pertanian yang dianggap tidak dibutuhkan sehingga dibiarkan begitu saja tanpa ada pengelolaan lebih lanjut, bila hal ini terus terjadiakan dapat mencemari lingkungan sekitar. Sejalan dengan itu, pendirian koperasi telah lama dikenal secara luas masyarakat sebagai lembaga swadaya dalam memenuhi kebutuhan akanmasyarakat, bersamaan dengan UMKM koperasi dibentuk untuk meningkatkan perekonomian nasional.Penelitian ini dilakukan secara deskriptif dan dianalisis secara kuanlitatif.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diketahui sejauh ini limbah pertanian belum diolah maksimal sehingga berdampak buruk terhadap lingkungan padahal limbah pertanian masih dapat dikelola guna meningkatkan kesejahteraan.Pelaksanaan/ pendirian koperasi membutuhkan kerjasama instansi terkait seperti Kementerian Pertanian dan Kementrian terkait, pihak UMKM, perbankan dan masyarakat sebagai pelaku koperasi yang bersatu padu dan terintegrasi untuk bersama – sama menguatkan sektoral koperasi limbah pertanian.Inovasi limbah pertanian: a) TaLim (Tabungan Limbah) b) KreLi (Kredit Limbah) c) OLi (Online Limbah) dan d) AsPer (Asuransi Pertanian) menjadi salah satu pendukung berjalannya sistem koperasi. sebuah koperasi khusus yang menangani limbah pertanian dapat menjadi kebijakan yang dapat ditempuh guna menanggulangi masalahlimbah pertanian.

Full Text:

PDF

References


Abdullah Burhanuddin, 2015, PeranKoperasi dalam Perekonomian Indonesia, http://www.ikopin.ac.id/, diakses 4 Agustus 2017.

Diahastuti Rahayu, 2011,Peranan Koperasi Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Sekitar Pondok Pesantren Assalaam[Skripsi], Universitas Negeri Semarang, semarang.

Setiaji Bagas, Triana, B. Harimurti, 2016,Strategi Penguatan Sektor IKNB Melalui Inisiasi Program Nasional Akselerasi Industri Peer to Peer Lending (P2PL),Pemenang lomba Call for Paper OJK 2016.

Sarwoko Endi, 2009, Analsis Peranan Koperasi Simpan Pinjam/Unit Simpan Pinjam Dalam Upaya Pengembangan UMKM di Kabupaten Malang, https://media.neliti.com, diakses 4 Agustus 2017.

Suhermanto Herry, 2014,Pengelolaan Limbah/Residu Pertanian untuk Energi: Potensi Peran Koperasi,Buletin Bappenas Edisi 02. Tahun XX, Hal. 10–29.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.




DOI: http://dx.doi.org/10.25105/pdk.v3i1.2484

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH



 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Penelitian dan Karya Ilmiah, Lembaga Penelitian, Universitas Trisakti University @2017. All right reserved..