RE/PRODUKSI RUANG INTERAKSI SOSIAL BERBASIS KEGIATAN PERDAGANGAN DALAM KAMPUNG KOTA DI SEKITAR KAMPUS

RAMOS PASARIBU, Uras Siahaan, Rumiati R. Tobing

Abstract


Suatu fenomena yang menarik yang terjadi di Indonesia hingga saat ini yaitu adanya perkampungan yang berdampingan dengan pusat kota seperti kampung kota yang berdampingan dengan kampus. Kegiatan mahasiswa mencair ke dalam perkampungan mencari tempat kos mendorong warga/pemilik rumah/pemilik modal merubah fungsi bangunan menjadi tempat kos. Karakteristik kegiatan mahasiswa di dalam kampung yang tertutup dengan lingkungannya menuntut perubahan penampilan bangunan yang dibatasi dengan pagar tinggi yang membatasi interaksi sosial dengan lingkungannya. Oleh karena itu perlu diteliti tentang “Re/produksi Ruang Interaksi Sosial Berbasis Kegiatan Perdagangan Dalam Kampung Kota Di Sekitar Kampus”. Kebutuhan mahasiswa yang meningkat seperti mencari tempat laundry, warung makan, dan sebagaimya mendorong pemilik rumah merubah fungsi lantai dasar dan halaman muka rumah menjadi fungsi perdagangan, dan mempengaruhi cara berinteraksi sosial antara mahasiswa/non mahasiwa yaitu melalui kegiatan perdagangan. Hasil studi menemukan suatu ruang interaksi sosial yang baru (berbasis kegiatan perdagangan) di dalam kampung kota di sekitar kampus. Kriteria kampung sebagai objek penelitian adalah ; kampung memiliki kepadatan > 400 jiwa/ha, pencapaian langsung dari kampung ke kampus, di dominasi homogenitas kegiatan perdagangan, kampung memiliki 2 atau lebih pencapaian ke kampung. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif ; penelitian survai yang bersifat deskriptif, dan  studi kasus.

 

Kata kunci: komersial, perumahan, perubahan fungsi, tipomorfologi

 

ABSTRACT

An interesting phenomenon that has occurred in Indonesia to date is the existence of settlements adjacent to the city center, such as urban villages adjacent to the campus. Student activities melt into villages looking for boarding houses encourage residents / homeowners / capital owners to change the function of the building into a boarding house. Characteristics of student activities in a closed village with its environment require changes in the appearance of buildings that are limited by high fences that limit social interaction with their environment. Therefore, it is necessary to examine the "Re / production of Space for Social Interaction Based on Trade Activities in Urban Villages Around the Campus". Increased student needs such as finding a place of laundry, food stalls, and as a matter of encouraging homeowners to change the function of the ground floor and front yard of the house into a trading function, and influence the way of social interaction between students / non-students through trading activities. The results of the study found a new social interaction space (based on trade activities) in the city kampong around the campus. Village criteria as the object of research are; The village has a density of> 400 people / ha, direct achievements from village to campus, dominated by the homogeneity of trade activities, the village has 2 or more achievements to the village. Research methods use qualitative research methods; descriptive survey research, and case studies.

 

Keywords: commercial, housing, function change, typomorphology


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.25105/agora.v16i1.3211

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.