PERUBAHAN TATA RUANG KOTA KERAJAAN TIDORE

Syuryani Djamal

Abstract


Tata ruang kota kerajaan Tidore terbentuk (dibentuk) berdasarkan sembilan Soa yaitu Soa kolano,
Soa sibumabelo, Soa mafu, Soa Jawa, Soa Yaba, Soa Kalaodi, Soa Failuku, Soa Rora, dan Soa
Cina. Soa dalam etimologi Tidore disebut kampung/desa/kabila/marga dan Sembilan disebut Sio,
karena kota kerajaan terbentuk berdasarkan sembilan Soa maka kawasan kota kerajaan Tidore
(K3T) kemudian disebut dengan sebutan Soasio yang berarti sembilan
kampung/desa/kabila/marga. Seiring perkembangannya, elemen kota sebagai identitas kota
kerajaan Tidore seperti pola permukiman masyarakat yang dibentuk berdasarkan kelompok kabila
(Soa) dan pola tata masa yang memiliki pagar pembatas, gerbang di depan rumah sebagai penanda
keberadaan komunitas masyarakat menjadi hilang dan tak dapat dipertahankan. Oleh karena itu,
penelitian ini dilakukan untuk menemukan, memahami, dan mengetahui faktor-faktor apa saja
yang mempengaruhi perubahan tata ruang kota kerajaan Tidore, bagaimana proses terjadinya
perubahan tata ruang kota kerajaan Tidore, dan elemen-elemen kota apa saja yang tetap dan yang
berubah pada tata ruang kota kerajaan Tidore.
Kata kunci: Tata Ruang, Kota, Kerajaan, Tidore


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.